Intensitas Hujan Belum Merata, Musim Tanam di KSB Diperkirakan Mundur

Taliwang, MediaKSB,- Akibat intensitas hujan yang belum merata berimbas pada kemunduran musim tanam padi di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Pemerintah melalui Dinas Pertanian (Distan) melaporkan setidaknya terdapat 3 kecamatan yang belum memulai kegiatan tanam sampai awal tahun ini.
“Setidaknya untuk kecamatan Taliwang, Seteluk dan Jereweh masih belum mulai menanam. Hujan masih menjadi faktor utama, karena memang kecamatan tersebut masih sangat mengandalkan hujan,” ungkap Muhammad Saleh selaku Kepala Dinas (Kadis) Pertanian, Rabu 3/1.
Selain akibat hujan belum merata, kemunduran kegiatan tanam juga diakibatkan oleh saluran irigasi bendungan yang belum berfungsi secara maksimal. “Hujan menjadi faktor utama, tapi belum berjalannya saluran irigasi secara maksimal juga menjadi penyebab,” imbuhnya.
Meskipun demikian, beberapa sawah di kecamatan Brang Rea dan Brang Ene sudah mulai ditanami padi. Bahkan diperkirakan di beberapa wilayah sudah mulai menguning. “Kami menerima laporan sudah ada yang mulai menguning, jadi memang tidak bisa dikatakan semua wilayah terdampak. Tapi harus diakui tidak merata,” ucap Kadis.
Disampaikan juga oleh Shaleh sapaan akrabnya, kendati diperkirakan mundur kondisi ini masih tergolong normal. “Meskipun ini masih normal, yang menjadi kekhawatiran adalah kualitas hasil panen dan ketersediaan pangan untuk masyarakat,” ujarnya.
Dari kondisi yang terjadi saat ini, dapat disimpulkan jika masyarakat KSB masih sangat mengandalkan hujan untuk melakukan kegiatan pertanian. Beda halnya jika seluruh saluran irigasi sudah dapat berfungsi secara maksimal. “Apabila saluran irigasi bendungan sudah siap, proses penanaman akan sesuai dengan keinginan petani,” harapnya. (M-01)

