Kepsek SMAN 2 Taliwang Harap Dapat Tambahan Lahan Untuk Sekolah

Taliwang, -MediaKSB, Jumlah siswa SMAN 2 Taliwang setiap tahun terus bertambah, sementara lahan yang dimiliki baik untuk lokasi pembangunan sarana maupun areal bermain sangat terbatas, sehingga pihak sekolah terus berupaya untuk mendapatkan bantuan tambahan lahan, baik kepada pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) maupun pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).
“Kekurangan lahan membuat kami dari pihak sekolah tidak dapat mengusulkan program pembangunan fasilitas pendukung, termasuk yang akan dipergunakan para siswa untuk ekstrakurikuler maupun berolahraga, karena memang lahan milik sekolah sangat sempit,” ucap Nurul Jihad selaku kepala SMAN 2 Taliwang beberapa waktu lalu.
Diingatkan Nurul Jihad, sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud), lahan yang dimiliki sekolah harus representatif atau sesuai dengan jumlah siswa, dimana rasio perhitungannya, 2 orang anak akan berdiri diatas lahan seluas 1,5 meter. “Jika menggunakan rasio, lahan yang dimiliki SMAN 2 Taliwang sama dengan 2 orang anak berdiri diatas lahan seluas 75 centi meter, karena jumlah siswa sekarang sebanyak 552 orang,” tuturnya.
Masih pengakuan Nurul Jihad, ikhtiar untuk mendapatkan tambahan lahan sudah beberapa tahun terakhir diupayakan, termasuk beberapa kali menyampaikan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB serta kepada pemerintah KSB. “Beberapa kepala sekolah sebelumnya sudah mengupayakannya. Tapi memang komunikasinya kan bukan hanya kami saja, tapi antar pemerintah harus ada kesepakatan juga (Pemprov dan Pemda KSB),” paparnya.
Dikesempatan itu Nurul Jihad menyinggung, jika dibelakang gedung sekolah terdapat tanah milik pemerintah KSB yang sangat representatif untuk memenuhi kekurangan lahan. “Seandainya lahan itu bisa menjadi bagian sekolah, kami tentu bisa lebih leluasa membangun beberapa gedung yang dibutuhkan,” ungkapnya.
Meski saat ini memiliki lahan terbatas, Nurul kemudian mengaku, punya strategi lain untuk memenuhi fasilitas yang dibutuhkan sekolahnya. Salah satunya dengan membangun gendung bertingkat. Ia menyatakan lewat usulan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun ini, terdapat gedung sekolah yang akan dibuat dengan sistem bersusun untuk menyiasati kekurangan lahan. Selain itu sekolah juga menjalin kerja sama dengan beberapa desa/kelurahan yang masuk zonasi SMAN 2 Taliwang untuk meminjam fasilitas publik guna mendukung aktivitas ekstrakurikuler siswa. “Sambil menunggu tambahan lahan upaya kami membangun gedung bertingkat. Kami juga buat MoU dengan desa/kelurahan untuk misalnya meminjam lapangan desa supaya anak-anak bisa menggunakannya untuk berolahraga,” sebutnya. (M-02)
