Komisi III DPRD KSB Desak PUPR NTB Optimalkan Jalan Poto Tano–Sekongkang

Bagikan ke :

Taliwang, MediaKSB, – Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengoptimalkan perbaikan ruas jalan provinsi Poto Tano–Sekongkang.

Ruas yang menjadi urat nadi transportasi dan ekonomi itu secara umum dinilai sudah jauh lebih baik. Namun, DPRD melalui Komisi III, meminta bagian jalan yang masih rusak dan tambalan yang belum maksimal segera disempurnakan demi keselamatan pengguna jalan.

Ketua Komisi III DPRD KSB, H. Basuki AR meminta pengawasan pekerjaan dilakukan secara ketat. Sorotan utamanya tertuju pada ruas Sekongkang–Sejorong–Talonang yang kini tengah ditangani secara sporadis.

“Pelaksanaan perbaikan sporadis harus benar-benar diawasi. Kualitas pekerjaannya juga harus baik sehingga jalan benar-benar aman dan nyaman dilalui masyarakat,” tegas Basuki dalam pertemuan Komisi III dengan Dinas PUPR NTB beberapa waktu lalu.

Menurut Basuki, penanganan ruas jalan tersebut kini berjalan dengan dukungan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp3,4 miliar. Ketua Komisi III berharap, anggaran itu dapat dimanfaatkan lebih optimal agar hasil pekerjaan berkualitas dan berumur panjang.

Basuki juga menyinggung ruas Benete–Sekongkang yang menurut informasi baru akan dikerjakan secara fisik pada 2027. Basuki meminta Dinas PUPR NTB tetap memberi perhatian serius pada ruas tersebut mengingat perannya yang strategis bagi perekonomian daerah dan Provinsi NTB.

“Ruas jalan ini merupakan sumber perputaran ekonomi NTB. Batu Hijau yang dikelola PT Amman merupakan penyumbang fiskal terbesar, sehingga jalan ini menjadi penopang utama aktivitas ekonomi. Karena itu, Dinas PUPR Provinsi tidak boleh lalai dalam penanganannya,” ujarnya.

Ketua Komisi III menegaskan, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan pemeliharaan maupun peningkatan kualitas jalan provinsi di wilayah tersebut.

“Saya minta tidak boleh ada alasan kekurangan anggaran untuk jalan ini. Infrastruktur yang baik merupakan kebutuhan utama masyarakat sekaligus penunjang pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya.

Komisi III DPRD KSB berharap sinergi antara pemerintah daerah dan Pemerintah Provinsi NTB terus diperkuat. Dengan begitu, seluruh ruas jalan strategis di Sumbawa Barat dapat ditangani secara maksimal. (M-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *