Pasar Tanah Mira Hampir Rampung, Sebagian Pedagang Minta Pindah Usai Lebaran
Taliwang, MediaKSB, – Progres renovasi Pasar Tanah Mira, Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), hampir tuntas dan ditargetkan selesai dalam bulan Januari 2026. Namun, rencana pemindahan pedagang ke bangunan pasar yang telah direnovasi masih menunggu kesepakatan bersama, menyusul adanya permintaan sebagian pedagang agar relokasi dilakukan setelah Lebaran.
Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) KSB, Suryaman, S.Stp., M.Si., mengatakan, secara fisik pekerjaan renovasi pasar telah mencapai 94 persen. Kadis memastikan penilaian progres tersebut sudah ditinjau langsung di lapangan.
“Kami upayakan renovasi Pasar Tanah Mira Taliwang dalam bulan ini selesai. Saya sudah tinjau langsung dan cek fisiknya, perkembangan sampai saat ini sudah 94 persen,” katanya kepada media ini.
Suryaman merinci, sejumlah bagian utama bangunan telah rampung. Seperti atap bangunan yang sudah rampung, sebagian besar sekat, bangunan baru tersisa lantai.
Meski secara teknis bangunan hampir siap digunakan, Suryaman mengungkapkan adanya masukan dari Kepala Pasar terkait keinginan pedagang. Sebagian pedagang meminta agar proses pindah ke dalam pasar dilakukan setelah Lebaran.
“Selesai itu dalam arti sampai pindah. Tapi saya dapat masukan dari kepala pasar, sebagian pedagang meminta untuk pindah setelah Lebaran,” ungkapnya.
Suryaman menjelaskan, permintaan pedagang untuk menunda kepindahan dipicu beberapa faktor. Salah satunya, pedagang ingin menunggu hingga biaya pembuatan lapak mandiri yang mereka keluarkan selama berjualan di luar bisa tertutupi.
“Pemda melalui Diskoperindag hanya memberikan kompensasi untuk lapak sementara di luar kepada pedagang yang lapaknya terdampak. Sementara pedagang yang lapaknya tidak terdampak ikut pindah secara mandiri karena kondisi pasar di dalam yang relatif sepi,” ungkapnya
Alasan lain, kata Suryaman, pedagang merasa lebih diuntungkan karena akses yang lebih mudah dan saat puasa nanti dapat beroperasi hingga sore hari. “Meski cuaca tidak menentu, para pedagang mengaku dagangan mereka lebih ramai karena akses pembeli lebih mudah,” ujarnya.
Pasca renovasi rampung, Diskoperindag berencana segera menggelar musyawarah bersama Kepala Pasar dan para pedagang. Musyawarah ini dilakukan untuk menentukan apakah pedagang langsung menempati pasar yang telah direnovasi atau diberi kelonggaran berjualan di luar hingga setelah Lebaran.
“Kalau kami kejar cepat selesai karena terkait kontrak. Jika molor pasti akan ada denda ke kontraktor. Saya juga sudah minta untuk tambah tenaga agar lebih cepat selesai,” tutup Suryaman. (M-01)

