Pemerintah KSB Kejar Target Produksi 198 Ton Benih Padi Unggul

Bagikan ke :
Foto: Pidato Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah, Idul Adha 1447 H (dok. prokopimsumbawabarat)
Foto: Pidato Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah, Idul Adha 1447 H (dok. prokopimsumbawabarat)

Taliwang, MediaKSB, – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menargetkan produksi benih padi unggul sebanyak 198 ton pada 2026, setara 59 persen dari total kebutuhan benih di seluruh wilayah KSB.

Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., mengungkapkan target produksi benih padi unggul ini dalam sambutannya pada Shalat Idul Adha 1447 Hijriah di Taliwang, Rabu (27/5). H. Amar, sapaan akrab Bupati, menegaskan sektor pertanian menjadi salah satu pilar utama dalam program pembangunan KSB melalui sektor pangan dan pertanian.

“Insya Allah, seluruh program tersebut saat ini terus berproses dan memerlukan dukungan serta partisipasi dari seluruh masyarakat KSB,” ujar Amar di hadapan ribuan jamaah.

Bupati menjelaskan, pemerintah KSB juga tengah menyiapkan kawasan sentra budidaya di Kecamatan Jereweh dan Seteluk sebagai pusat pengembangan pertanian dan peternakan daerah. Dua kawasan ini dirancang menjadi motor penggerak produktivitas sektor pertanian KSB secara menyeluruh.

Program agribisnis sapi turut menjadi andalan KSB dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis peternakan lokal. Pengembangan agribisnis sapi, kata bupati, akan memberi dampak ekonomi langsung kepada peternak di tingkat desa sekaligus menekan ketergantungan pasokan daging dari luar daerah.

Pembangunan kawasan wisata berbasis masyarakat di Kecamatan Brang Ene dan Brang Rea juga berjalan paralel dengan program pertanian dan peternakan. Pemerintah KSB ingin memastikan diversifikasi ekonomi daerah tidak hanya bertumpu pada satu sektor saja menjelang berakhirnya era tambang.

Di bidang ketenagakerjaan, H. Amar menyampaikan, pemuda KSB telah difasilitasi mengikuti pendidikan dan pelatihan kerja di UT School Jakarta. Pemerintah daerah juga mempersiapkan pemberangkatan tenaga kerja terampil ke Jepang melalui kerja sama dengan berbagai lembaga pendidikan dan pelatihan.

“Seluruh program strategis ini merupakan bagian dari tujuh layanan Kartu Sumbawa Barat Maju yang genap berusia satu tahun pada 20 Mei 2026. Program unggulan ini mencakup Maju Pendidikan, Maju Kesehatan, Maju Perumahan, Maju Tani Ternak, Maju Perikanan, Maju UMKM, dan Maju Sosial,” jelasnya.

Bupati juga mengumumkan KSB kedepan akan ditargetkan menjadi Kabupaten yang madiri secara viskal dan melepas ketergantungan pada sektor industri pertambangan.

“Program tersebut kami rancang a=untuk mempersiapkan daerah menuju fase pasca tambang,” tegas Amar.

Bupati menutup sambutannya dengan mendoakan seluruh jamaah haji asal KSB yang tengah menunaikan ibadah di Tanah Suci agar diberi kesehatan, kelancaran, dan kembali sebagai haji yang mabrur. (M-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *