Revitalisasi BLK KSB Dapat Dukungan Penuh dari Kemenaker

Bagikan ke :

Taliwang, MediaKSB, – Rencana Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) untuk merevitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) mendapat dukungan penuh dari Kementerian Ketenagakerjaan RI. Dalam pertemuan antara Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si., bersama Dirjen Binalavotas Kemenaker RI, Agung Nur Rohmad, ST., MM., pemerintah pusat menegaskan komitmennya untuk mempercepat penguatan kapasitas dan arah pengembangan revitalisasi BLK.

Kepala BLK KSB, Randy Darmansyah, S.IP., menjelaskan, dukungan Kemenaker tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga strategis dan konkret. Sebanyak 2 direktur langsung diutus untuk mempercepat program tersebut.

“Dirjen sangat mendukung upaya pemerintah KSB untuk merevitalisasi BLK. Bahkan, beliau akan mengirim dua direktur dari Kemenaker, Direktur Kelembagaan dan Direktur Vokasi, ke Sumbawa Barat dalam waktu dekat untuk mempercepat proses tersebut,” ujarnya kepada media ini, Selasa (11/11).

Randy menuturkan, dalam pertemuan tersebut, Kemenaker juga memberikan rekomendasi agar BLK KSB memfokuskan diri pada pelatihan alat berat. Program tersebut dianggap paling relevan dengan potensi daerah yang memiliki sektor pertambangan dan konstruksi besar, sekaligus membuka peluang kerja bagi tenaga muda lokal.

“Dirjen menilai pelatihan alat berat adalah fokus yang sangat strategis untuk KSB. Karena itu, kami direkomendasikan untuk melakukan studi banding ke BLK Samarinda, Kalimantan Timur, yang saat ini menjadi BLK terbaik di Indonesia dalam bidang tersebut,” jelasnya.

Selain rekomendasi studi banding, Kemenaker juga memberikan prioritas agar BLK KSB segera membangun kerja sama langsung dengan BLK Samarinda. Bentuk kolaborasi tersebut sedang dilakukan pendalaman lebih lanjut.

“Langkah ini diharapkan dapat mempercepat transformasi BLK KSB menjadi lembaga pelatihan unggulan di wilayah timur Indonesia,” harap Randy.

Kepala BLK menegaskan, revitalisasi BLK bukan sekadar memperbaiki fasilitas, tetapi juga membangun sistem pelatihan yang lebih efektif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan pasar kerja.

“Kami ingin BLK KSB menjadi pusat pelatihan yang benar-benar produktif, menghasilkan tenaga kerja terampil dan tersertifikasi, bukan sekadar formalitas,” tegasnya.

Mengakhiri keterangannya, Randy menjelaskan, dengan dukungan penuh dari Kemenaker, pemerintah daerah kini memiliki momentum kuat untuk mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia di KSB.

“Langkah ini adalah investasi jangka panjang bagi daerah. Kita ingin anak muda Sumbawa Barat menjadi tenaga kerja unggul yang siap bersaing di tingkat nasional,” tutupnya. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *