Semangat Hari Pahlawan Kobarkan Tekad Pembentukan PPS di Taliwang

Bagikan ke :

Taliwang, MediaKSB, – Semangat perjuangan Hari Pahlawan mewarnai Rapat Akbar Nasional Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) yang digelar di Alun-Alun Kota Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, Senin (10/11).

Acara tersebut dihadiri ratusan peserta yang terdiri dari anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat, tokoh masyarakat, akademisi, mahasiswa, serta perwakilan organisasi dari empat kabupaten dan satu kota di Pulau Sumbawa.

Rapat akbar ini menjadi momentum penting dalam perjuangan panjang masyarakat Pulau Sumbawa untuk memisahkan diri dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan membentuk provinsi baru yang lebih mandiri.

Ketua Aliansi PPS Sumbawa Barat, Budiman Yunus, menegaskan, rapat akbar ini merupakan bentuk komitmen seluruh elemen masyarakat untuk memperjuangkan pemerataan pembangunan dan memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih dekat dengan rakyat.

“Deklarasi ini bukan sekadar simbol, tetapi panggilan sejarah. Kami ingin agar pembangunan di Pulau Sumbawa lebih cepat, merata, dan berpihak pada masyarakat yang selama ini jauh dari pusat pemerintahan provinsi,” ujarnya.

Budiman mengaku perjuangan ini masih menghadapi hambatan berupa moratorium pemekaran daerah otonomi baru (DOB) oleh pemerintah pusat. Namun Budiman tetap optimistis bahwa PPS akan menjadi prioritas ketika kebijakan moratorium dicabut.

“Rapat akbar nasional di Taliwang adalah sejarah baru. Kami akan terus bergerak dari ujung timur hingga barat Pulau Sumbawa untuk menyatukan tekad rakyat,” tegasnya.

Sementara itu, Presiden PPS, Muhammad Syahril Amin, menyampaikan apresiasi atas dukungan dari para tokoh dan wakil rakyat yang hadir. Syahril mengenang perjuangan serupa saat pembentukan Kabupaten Sumbawa Barat yang dulu sempat diragukan, namun kini terbukti membawa kemajuan.

“Perjuangan ini bagian dari sejarah putra-putri terbaik Pulau Sumbawa. Kami akan terus melanjutkan semangat itu hingga PPS benar-benar terwujud,” katanya.

Syahril juga menyentil sikap sebagian kepala daerah di Pulau Sumbawa yang dinilai belum menunjukkan dukungan terhadap agenda pemekaran.

Di akhir acara, Syahril menyerukan agar para pemimpin berpihak pada aspirasi rakyat dan menegaskan bahwa semangat perjuangan menuju Provinsi Pulau Sumbawa akan terus menyala hingga cita-cita kemandirian daerah tercapai. (M-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *