Sport Center Taliwang Dibangun 2027, Disiapkan Jadi Venue PON

Bagikan ke :
MEDIAKSB - Lokasi Sport Center KSB
MEDIAKSB – Lokasi Sport Center KSB

TALIWANG, MEDIAKSB – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menargetkan pembangunan fisik kawasan Sport Center Taliwang dimulai pada 2027. Anggaran untuk tahap konstruksi tersebut disebut telah dialokasikan pemerintah daerah. Kawasan ini diproyeksikan menjadi pusat fasilitas olahraga modern yang memperkuat posisi Sumbawa Barat.

Kepala Bidang Cipta Karya pada DPUPR KSB, Firman Wihono menyebut, kesiapan anggaran menjadi modal awal agar pengerjaan proyek berjalan lancar. “Tahun 2027 ada fisiknya, sudah dianggarkan,” ujarnya, seperti dikutip dari NTBSatu, Selasa (20/10).

Kawasan olahraga tersebut akan dibangun di kawasan strategis Jalan Baru Kota Taliwang. Saat ini, Dinas PUPR tengah menuntaskan pembebasan lahan sekaligus merampungkan penataan area sebelum konstruksi dimulai.

Di sisi perencanaan, tim teknis Dinas PUPR sedang mematangkan rancangan kawasan. Dokumen induk pembangunan ditargetkan rampung pada Oktober ini untuk menentukan jenis fasilitas yang akan dibangun.

“Bulan ini kami finalkan masterplan untuk menentukan fasilitas yang akan dibangun,” kata Firman.

Pada tahap awal, pemerintah daerah memprioritaskan arena olahraga dengan tingkat pemanfaatan tinggi. Pilihan jatuh pada lapangan sepak bola yang dirancang memiliki fungsi ganda sebagai arena panahan berstandar nasional.

Prioritas itu diambil untuk menjawab kebutuhan mendesak para atlet daerah, sehingga perancangan lapangan utama turut dipercepat. “Untuk sementara kami mendahulukan pembangunan fisik untuk lapangan sepak bola yang berfungsi juga sebagai area panahan,” tambahnya.

Pembangunan arena utama ini juga diarahkan untuk mendukung Provinsi NTB yang menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028. Keberadaan fasilitas terpadu tersebut diharapkan memperbesar peluang Sumbawa Barat dalam penetapan lokasi pertandingan.

Firman menyebut, Dinas PUPR berencana mengajukan kawasan tersebut sebagai salah satu arena pertandingan PON. Peluang itu dinilai terbuka jika fasilitas utama rampung sesuai standar yang dipersyaratkan. “Harapannya bisa kami usulkan sebagai venue pertandingan PON 2028,” ujarnya.

Selain lapangan sepak bola dan panahan, kawasan Sport Center juga disiapkan untuk menampung cabang olahraga lain. Namun, alokasi ruang untuk fasilitas tambahan masih dibahas secara terukur oleh tim perencana.

Menurut Firman, seluruh desain diselaraskan agar pengembangan kawasan memberi manfaat jangka panjang bagi daerah. Kepastian fasilitas lain masih bergantung pada hasil penyusunan rencana induk.

“Untuk fasilitas olahraga lainnya kami masih menunggu hasil diskusi dan perencanaan dari masterplan yang sedang pihak kami kerjakan,” pungkasnya. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *