Tim Kesenian KSB Tampil Memukau di Ponpes Dea Malela Sumbawa

Bagikan ke :

Sumbawa, MediaKSB, – Tim kesenian Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang pernah tampil saat puncak perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Jakarta pada 17 Agustus lalu, kembali didaulat untuk tampil pada acara Silatulfikir 99 Tokoh Tana Samawa yang dilaksanakan di Pondok Pesantren (Ponpes) Dea Malela Sumbawa.

Prof Din Syamsuddin selaku tuan rumah atau pemilik Ponpes Dea Malela usai menyaksikan penampilan tersebut menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap tim kesenian KSB. “Ini sebuah karya yang sangat luar biasa dan sangat tepat ditampilkan di instana Negara beberapa waktu lalu,” ucapnya.

Mantan ketua umum Pengurus Pusat Muhammdiyah itu juga mengaku, jika dirinya sangat menikmati penampilan tersebut, bahkan dirinya selalu merasa tidak puas ketika kreasi seni ditampilkan dengan penuh keindahan. “Seni tradisi Samawa dengan berbagai variasinya baik seni tari, seni suara seni tutur dan alat alat yang mengiringinya sangat berdimensi religi dan ketuhanan,” lanjutnya. 

Masih pengakuan Prof Din Syamsuddin, seni yang ditampilkan itu pada kalangan sufi dimaknai sebagai bentuk berdoa dan serunai sejak jaman lampau persis dipake oleh kaum sufi dan dipakai untuk menghubungkan diri melalui suara bumi diangkat kelangit dengan harapan terpaan langit akan datang ke bumi. “Yang pasti penampilan yang ditunjukan menjadi inspirasi untuk santri – santri Ponpes Dea Malela dalam membuat karya seni,” tegasnya.

Penampilan itu sendiri bukan saja disaksikan oleh Prof Din Syamsuddin, tetapi juga para tokoh Samawa yang berada di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) maupun di pusat, seperti, Prof. Saefuddin Iskandar selaku Rektor Universitas Samawa (Unsa), Sastrawan Nasional Dinullah Rayes dan beberapa tokoh Sumbawa di jakarta, seperti Hatta Taliwang, Amir Jawas, Mek Dilaga, dan seluruh tokoh dan Budayan Sumbawa peserta Silatulfikir 99 Tokoh Sumbawa. (M-04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *