Tingkatkan Hasil Panen, Bupati KSB Salurkan 10 Mesin Combine Ke Petani

Foto: Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah, ST, M.Si, saat mencoba mesin combine

Seteluk, MediaKSB, – Dalam upaya mendorong peningkatan produksi pertanian, Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, ST, M.Si, menyalurkan 10 unit mesin panen padi jenis combine kepada para petani. Penyaluran alat dan mesin pertanian (alsintan) ini diumumkan saat kegiatan panen padi di Orong Bawa, Desa Air Suning, Kecamatan Seteluk, Senin (8/4).

“Ya, 14 hari kedepan, 10 unit mesin combine ini mulai kita salurkan. Ini karena bertepatan juga dengan musim panen yang sudah dimulai,” ungkap Bupati di hadapan para petani yang hadir.

Bupati yang didampingi Asisten II Setda KSB Suhadi, SP, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Jamilatun, S.Pt, dan Kepala Dinas Koperasi Industri dan Perdagangan (Diskoperindag) Suryaman, S.STP menyebutkan, penyaluran alsintan merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

“Bantuan ini juga diharapkan mampu mendorong daya saing sektor pertanian KSB. Mesin ini bisa menyelesaikan panen lebih cepat dan efisien. Dari sisi biaya pun dapat menekan pengeluaran petani secara signifikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, H. Amar sapaan akrabnya menekankan, ketersediaan alat panen modern sangat penting, mengingat selama ini petani selalu mengeluhkan minimnya alat pemotong padi saat musim panen tiba. Dengan hadirnya combine ini, proses panen diharapkan menjadi lebih efisien dari segi waktu, tenaga, dan hasil.

Sementara itu, Asisten II Setda KSB, Suhadi, SP, menambahkan bahwa penggunaan alsintan combine tidak hanya mempercepat proses panen, tetapi juga dapat mengurangi kehilangan hasil panen yang selama ini sering terjadi saat panen manual.

“Panen konvensional memerlukan waktu yang lama dan kehilangan hasil lebih besar. Dengan combine, petani bisa memanen lebih cepat dan efisien, tanpa harus terlalu bergantung pada tenaga kerja yang kini semakin sulit diperoleh,” jelasnya.

Suhadi juga menegaskan bahwa mekanisasi pertanian modern adalah solusi jangka panjang dalam meningkatkan produktivitas dan menjaga ketahanan pangan daerah. Dengan teknologi yang semakin baik, pemerintah ingin memastikan produksi pertanian tetap tinggi. 

“Dengan keberadaan teknologi ini kedepan kita berharap, tidak ada penurunan produksi. Pengadaan alsintan itu dihajatkan untuk menciptakan efisiensi, produktivitas dan nilai tambah dan akhirnya meningkatkan perekonomian bagi kalangan petani itu sendiri,” pungkasnya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *