Kunjungan Balai Bahasa NTB, Pemerintah KSB Siap Perkuat Sinergi 

Bagikan ke :

Taliwang, MediaKSB, – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) berkomitmen untuk memperkuat sinergi dengan Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) khususnya dalam bidang kebahasaan dan kesastraan. Komitmen ini disampaikan Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si, saat menerima kunjungan dari Balai Bahasa Provinsi NTB pada Rabu (11/6).

Rombongan yang dipimpin oleh Kepala Balai Bahasa NTB, Dwi Pratiwi, diterima langsung oleh Bupati KSB didampingi oleh Kepala Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpus), Hj. Erna Idawati, SE, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Agus, S.Pd, serta Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah, Agusman, S.PT.

Rombongan Balai Bahasa NTB menyampaikan maksud kedatangannya yang merupakan tindak lanjut dari surat yang telah dikirimkan sebelumnya. Kunjungan ini juga berlandaskan arahan dari Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, untuk menjalin kemitraan antara Balai Bahasa dan Pemerintah KSB, serta untuk meningkatkan koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait.

Dwi Pratiwi dalam pertemuan tersebut mengungkapkan, kunjungan ini bertujuan untuk membahas berbagai program kerja yang dapat disinergikan, termasuk upaya pengarusutamaan Bahasa Indonesia dan pelaksanaan Uji Kompetensi Bahasa Indonesia (UKBI) di sekolah-sekolah. Selain itu, Balai Bahasa NTB juga mengusulkan program kecamatan literasi, penyediaan buku, pendampingan komunitas, serta revitalisasi dan pelestarian bahasa daerah.

“Kami berharap dapat mengembangkan program yang mendukung pembinaan bahasa dan sastra, yang nantinya akan dituangkan dalam Perjanjian Kerjasama (PKS) antar berbagai pihak,” ungkap Dwi Pratiwi.

Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah, menyambut baik rencana tersebut dengan menegaskan pentingnya program Balai Bahasa NTB untuk memperkuat penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar di lingkungan sekolah dan masyarakat.

H. Amar sapaan akrabnya juga memberikan arahan kepada Kepala Arpus KSB serta Kepala Dikbud KSB untuk segera mengakomodasi program-program tersebut.

“Kami menyambut baik program Balai Bahasa NTB dan siap mengimplementasikannya dalam rencana kerja daerah. Saya berharap ini tidak hanya sekadar penandatanganan PKS, tetapi juga dapat diterjemahkan dalam bentuk implementasi yang nyata. Penguatan bahasa dan sastra di Kabupaten Sumbawa Barat masih perlu dibenahi, terutama di lingkungan sekolah,” tegas Bupati.

Bupati juga menyarankan agar dilakukan studi banding ke Kabupaten Sidoarjo, yang telah sukses mengelola program pengembangan bahasa dan sastra, sebagai referensi dalam pelaksanaan program serupa di KSB.

“Dengan kolaborasi ini, diharapkan dapat terwujudnya penguatan kebahasaan dan kesastraan di KSB, yang tidak hanya berdampak pada peningkatan kemampuan bahasa, tetapi juga pelestarian bahasa daerah sebagai bagian dari warisan budaya,” pungkas Bupati. (M-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *