DPRD KSB Sambut Baik Rencana Perbaikan Jalan Simpang Tano – Seteluk oleh Pemprov NTB

Taliwang, MediaKSB, – DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menyambut baik rencana Pemerintah Provinsi NTB untuk memperbaiki jalan penghubung antara simpang Tano – Seteluk, yang telah rusak sejak lama. Rencana perbaikan jalan tersebut baru dapat terealisasikan saat kepemimpinan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri (Iqbal-Dinda).

“Ini memang sesuatu keharusan bagi pemerintah provinsi, kita menghargai niat baik provinsi, karna ini memang sudah menjadi usulan dari lama,” ujarnya Anggota DPRD KSB, Andi Laweng, Senin (14/7).

Andi Laweng menjelaskan, usulan perbaikan jalan provinsi dari simpang tiga hingga Polsek Poto Tano telah disampaikan sejak lima tahun lalu. Bahkan selalu masuk sebagai program prioritas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat provinsi. Namun dalam pembahasan anggaran, proyek ini justru selalu tereliminasi.

“Ini sudah lama diusulkan oleh KSB, dari lima tahun lalu selalu dicoret anggarannya. Padahal sudah jadi prioritas,” ujarnya.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menilai, pemerintah provinsi selama lima tahun terakhir, KSB seperti diabaikan dan seolah bukan bagian dari NTB karena usulan perbaikan jalan tersebut selalu gagal direalisasikan.

“Jangan sampai lima tahun menunggu, KSB ini seperti tidak menjadi bagian dari NTB kalau tidak dikasih,” tegasnya.

Menurutnya, kerusakan jalan di Poto Tano tidak bisa lagi ditolerir. Hampir seluruh badan jalan dalam kondisi rusak parah, rawan kecelakaan, dan tidak memiliki saluran drainase yang memadai. Ketika hujan, kawasan tersebut rutin terendam banjir karena tidak ada pembuangan air.

Di sisi lain, masyarakat setempat pun menyambut kabar ini dengan penuh harapan. Ramli (35), warga Kecamatan Taliwang, yang mengaku lega jika akhirnya jalan utama tersebut diperbaiki.

Ramli menyebut kondisi jalan saat sangat parah. Bahkan saat terjadi hujan, jalan aspal berubah menjadi kubangan lumpur dan membuat pengendara sulit melintas dan sering tergelincir.

“Kalau sudah hujan, jalan kayak kubangan. Motor sering selip. Dengar katanya mau diperbaiki tahun ini, kami sangat bersyukur,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Aydir (28), warga Poto Tano, yang menganggap proyek ini sangat krusial bagi konektivitas masyarakat. Aydir berharap proyek tersebut tidak sekadar janji.

“Kalau benar direalisasikan tahun ini, tentu kami sangat apresiasi. Ini jalan utama keluar-masuk Sumbawa Barat. Rusaknya bukan baru sehari dua hari,” ujarnya.

Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi NTB telah mengalokasikan dana sebesar Rp39 miliar untuk proyek perbaikan jalan Simpang Tano–Seteluk yang ditargetkan rampung pada akhir 2025. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Gubernur Lalu Muhammad Iqbal dalam mempercepat pembangunan infrastruktur jalan provinsi di daerah. (M-04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *