Geliat UMKM di Sumbawa Barat Tembus Hingga 9.000 Unit

Bagikan ke :

Taliwang, MediaKSB, – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus menunjukkan pertumbuhan signifikan. Berdasarkan data Satu Data Sumbawa Barat, per 31 Desember 2024 terdapat 7.178 UMKM. Sepanjang 2025, jumlah tersebut meningkat tajam mendekati 9.000 unit usaha berkat dukungan pemerintah daerah melalui program KSB Maju, khususnya Maju UMKM.

Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) KSB, melalui Kepala Bidang UMKM, Syaifullah, S.TP., M.M. menyebutkan, lonjakan jumlah UMKM tidak hanya terlihat dari sisi kuantitas, tetapi juga jenis usaha.

Melalui inovasi program SUPERMAN UMKM atau Strategi Unggulan Permodalan dan Pemasaran Produk UMKM, menjadi kunci penggerak pertumbuhan yang signifikan ini.

“Strategi ini adalah upaya bagaimana menggerakkan pelaku UMKM dari segi permodalan dan juga pemasaran produk,” jelas Syaifullah dalam program Dialektika (Dialog Sekatan Dita) beberapa waktu lalu.

Dukungan pemerintah KSB juga dirasakan langsung oleh pelaku usaha. Dian Isnaini, pengusaha seni kriya dari kulit dengan brand ID Leather Work, mengatakan, Pemerintah KSB memberikan dukungan mulai dari peralatan, pelatihan, hingga permodalan.

“Tinggal kemauan untuk bergerak. Dukungan berupa peralatan, pelatihan hingga permodalan didukung oleh pemerintah,” ujar Dian.

Dian mengaku, semua produknya dibuat full handmade sebagai ciri khas dan nilai tambah bagi pasar. “Ide kreatif masyarakat Sumbawa Barat akan selalu di support oleh Pemda,” akunya.

Dialog yang dipandu oleh Kepala Bidang Ekonomi Kreatif, Zainul Bagri, M.M., menekankan peran sektor ekonomi kreatif sebagai pengembangan lanjutan UMKM. Hingga November 2025, tercatat ada 562 pelaku usaha di sektor ekonomi kreatif di KSB.

Jumlah ini tersebar di 17 sub-sektor, dengan dominasi kuliner (159 pelaku), seni kriya (148 pelaku), dan fashion (108 pelaku). Data tersebut tersebar merata di seluruh kecamatan di wilayah Sumbawa Barat.

Pertumbuhan UMKM yang signifikan ini menunjukkan efektivitas dukungan pemerintah dan strategi pemasaran yang terstruktur. Dengan program KSB Maju UMKM dan SUPERMAN UMKM, pemerintah daerah mampu mendorong pelaku usaha tidak hanya untuk meningkatkan kuantitas dan variasi produk, tetapi juga kualitas dan daya saing usaha. (M-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *