Bupati KSB: Pejabat Harus Cepat dan Tepat Eksekusi Program

Bagikan ke :
Foto: Rotasi 5 Pejabat Lingkup Pemerintah KSB
Foto: Rotasi 5 Pejabat Lingkup Pemerintah KSB

Taliwang, MediaKSB, – Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, menegaskan pejabat daerah harus bergerak cepat dan tepat dalam mengeksekusi program. Penegasan ini menyusul rotasi lima pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Rotasi dilakukan untuk menyesuaikan kompetensi dengan kebutuhan program prioritas. Pemerintah daerah ingin memastikan setiap organisasi perangkat daerah bekerja lebih efektif.

“Pejabat harus cepat dan tepat dalam mengeksekusi program. Hasil kerja harus jelas dan terukur,” ujar Bupati.

Bupati menilai, tantangan pembangunan daerah semakin kompleks. Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus mampu beradaptasi dan bekerja dengan pola yang terarah. Rotasi jabatan menjadi bagian dari strategi penguatan kinerja.

“Kita tempatkan orang sesuai kekuatan masing-masing. Tujuannya agar program berjalan optimal,” katanya.

Sejumlah pejabat kini mengisi posisi baru. Ferial memimpin Dinas Dukcapil, I Made Budi Artha di Dinas P2KBP3A, dan Agus Purnawan di Dinas Perikanan. Selain itu, Noto Karyono menjabat Kepala DPMPTSP, sementara Kamaluddin memimpin Dinas Sosial. Pergeseran ini diharapkan mempercepat pelaksanaan program prioritas.

Bupati menekankan setiap pejabat harus memahami target kerja secara jelas. Program tidak boleh berhenti pada perencanaan. “Kita tidak butuh konsep saja. Yang kita butuhkan adalah eksekusi di lapangan,” tegasnya.

Amar Nurmansyah juga menyoroti sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan. Pembaruan data sosial menjadi prioritas utama. “Data sosial harus selesai sebelum April. Ini penting untuk ketepatan program,” ujarnya.

Di sektor perikanan, pemerintah mendorong pembentukan klaster budidaya. Langkah ini diharapkan meningkatkan produktivitas dan pendapatan masyarakat.

Sementara itu, layanan administrasi kependudukan diminta lebih cepat dan terintegrasi. Pelayanan publik harus semakin mudah diakses. “Pelayanan harus cepat dan sederhana. Integrasi sistem harus segera berjalan,” katanya.

Pada sektor investasi, Bupati meminta OPD lebih agresif membuka peluang ekonomi baru. Investasi menjadi kunci pertumbuhan daerah. “Kita harus berani membuka ruang ekonomi baru. Jangan hanya menunggu,” tungkasnya. (M-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *