Jelang Idul Adha, Gerakan Pangan Murah Sasar Delapan Kecamatan

Bagikan ke :
Foto: Salah satu komoditi pada DPM jelang HBKN oleh DKP KSB.
Foto: Salah satu komoditi pada DPM jelang HBKN oleh DKP KSB.

Taliwang, MediaKSB, – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mulai menggelar Gerakan Pangan Murah di delapan kecamatan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Program tersebut menyasar masyarakat yang membutuhkan bahan pokok dengan harga lebih rendah dibanding pasar.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sumbawa Barat, Nurul Syaspri Akhdiyanti, mengatakan Gerakan Pangan Murah menjadi langkah pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan daerah jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

“Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, kami melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah di beberapa desa,” katanya beberapa waktu lalu.

Nurul menjelaskan program tersebut bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Pemerintah daerah juga ingin menjaga daya beli masyarakat menjelang Idul Adha.

“Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau serta menjaga stabilitas harga pangan di daerah,” ujarnya.

Berdasarkan jadwal yang dirilis, kegiatan dimulai pada Senin, 18 Mei 2026. Lokasi pertama berlangsung di Desa Kertasari, Kecamatan Taliwang, dan Desa Mujahidin, Kecamatan Brang Ene.

Selanjutnya, Gerakan Pangan Murah berlanjut pada Selasa, 19 Mei 2026, di Desa Senayan, Kecamatan Poto Tano, serta Desa Air Suning, Kecamatan Seteluk. Pada Kamis, 21 Mei 2026, kegiatan berlangsung di Desa Pasir Putih, Kecamatan Maluk. Di hari yang sama, program juga menyasar Desa Ai Kangkung dan Desa Tatar, Kecamatan Sekongkang.

Sementara pada Jumat, 22 Mei 2026, pemerintah daerah menggelar kegiatan di Desa Belo, Kecamatan Jereweh, dan Desa Beru, Kecamatan Brang Rea. Seluruh kegiatan pagi hari dimulai pukul 09.30 WITA. Khusus Kecamatan Jereweh dan Brang Rea, kegiatan berlangsung mulai pukul 14.00 WITA.

Dalam program tersebut, DKP KSB menyediakan sejumlah bahan pokok dengan harga di bawah pasar. Beras SPHP dijual Rp57 ribu per lima kilogram. Selain itu, gula pasir dijual Rp15 ribu per kilogram. Minyak goreng dijual Rp15 ribu per liter.

Pemerintah daerah juga menyediakan cabai rawit dengan harga Rp10 ribu per kantong atau Rp40 ribu per kilogram. Harga tersebut dinilai lebih rendah dibanding harga pasar saat ini.

Nurul berharap masyarakat memanfaatkan program tersebut untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga menjelang Idul Adha. Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar pasokan pangan tetap aman.

“Kami ingin masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih murah dan mudah dijangkau,” tungkasnya. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *