Distribusi Kartu Sumbawa Barat Maju Masuk ke Tahap 3

Bagikan ke :
Foto: Kepala Diskominfo KSB, Dedy Damhudy M. Khatim, S.P., M.Si
Foto: Kepala Diskominfo KSB, Dedy Damhudy M. Khatim, S.P., M.Si

Taliwang, MediaKSB, – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) resmi menggulirkan jadwal distribusi Kartu Sumbawa Barat Maju (KSB Maju) Tahap 3 yang menyasar puluhan ribu Kepala Keluarga mulai dari akhir Maret hingga April 2026.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) KSB, Dedy Damhudy M. Khatim, S.P., M.Si., menegaskan proses distribusi ini menjadi prioritas utama guna memastikan hak masyarakat tersampaikan tepat waktu.

Sejak diluncurkan, program unggulan KSB ini telah menjangkau ribuan KK, mulai dari KSB Maju sosial dengan jangkauan 17.054 KK hingga KSB Maju perumahan bagi 646 KK. Sektor lain seperti KSB Maju pendidikan menyasar 12.325 KK, KSB Maju tani ternak 11.904 KK, KSB Maju kesehatan 4.419 KK, KSB Maju perikanan 2.860 KK, serta KSB Maju UMKM sebanyak 925 KK.

“Data penerima manfaat Kartu Sumbawa Barat Maju yang disampaikan saat ini merupakan data sementara. Koordinasi lintas desa dan kecamatan terus diperkuat guna meminimalisir kendala teknis saat warga melakukan aktivasi kartu di lokasi masing-masing,” kata Dedy Damhudy, beberapa waktu lalu.

Pemerintah membagi jadwal distribusi secara maraton di berbagai titik, mulai dari Kecamatan Jereweh pada akhir Maret, berlanjut ke Brang Ene, Seteluk, Sekongkang, Poto Tano, hingga berakhir di Brang Rea pada pertengahan April 2026.

Penentuan lokasi di aula kantor desa dan gedung serbaguna bertujuan memudahkan aksesibilitas warga sehingga proses verifikasi berjalan efisien. Masyarakat agar tetap memantau informasi resmi agar tidak tertinggal jadwal di wilayahnya masing-masing,” jelas Dedy.

Mengenai fluktuasi jumlah penerima manfaat di lapangan, Dedy menjelaskan bahwa angka penerima akan terus bergerak seiring dengan proses distribusi yang masih berlangsung. Melalui transparansi data ini, pemerintah ingin membangun kepercayaan publik terhadap akuntabilitas penyaluran bantuan pembangunan daerah.

“Proses distribusi ini kami targetkan rampung pada 30 April 2026 mendatang. Warga yang masuk dalam daftar penerima manfaat diharapkan segera mempersiapkan dokumen kependudukan guna memperlancar petugas dalam melakukan pencocokan data di lokasi distribusi,” pungkasnya. (M-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *