Kades Tebo: Kecepatan Serapan Gabah Kunci Jaga Keseimbangan Harga

Poto Tano, MediaKSB, – Pemerintah Desa Tebo Kecamatan Poto Tano menaruh atensi besar terhadap kelancaran proses pasca panen padi milik petani lokal pada musim ini. Kepala Desa Tebo, Abdul Wahab, menegaskan, percepatan penyerapan hasil panen oleh pihak terkait menjadi faktor penentu stabilitas ekonomi warga.
Upaya menjaga keseimbangan harga gabah kini menjadi fokus pemerintah desa guna melindungi keuntungan para petani dari fluktuasi pasar. Kades Tebo menilai keterlambatan proses serapan gabah berpotensi akan merugikan masyarakat kecil yang mengandalkan modal dari hasil penjualan padi.
“Sinergi lintas sektor perlu berjalan maksimal agar seluruh produksi gabah terserap secara cepat dengan standar harga yang layak,” ungkap Kades, Sabtu (04/4).
Abdul Wahab menyampaikan, aspirasi petani mengenai kepastian harga harus segera mendapat respons positif demi keberlanjutan sektor pertanian. Keinginan petani untuk mendapatkan nilai tukar yang adil merupakan prioritas yang harus diperjuangkan oleh semua pemangku kepentingan di daerah.
“Kami sangat berharap serapan gabah atau hasil panen petani dapat dilakukan dengan cepat,” imbuh Abdul Wahab.
Kades memaparkan, distribusi yang lambat seringkali menghambat persiapan masa tanam berikutnya bagi para petani di Desa Tebo. Dukungan infrastruktur dan logistik yang memadai menjadi syarat mutlak agar proses pengangkutan gabah dari lahan pertanian ke gudang penampungan berjalan tanpa kendala. “Harga stabil juga menjadi perhatian pemerintah desa saat ini,” lanjutnya.
Abdul Wahab menegaskan, stabilitas harga sangat bergantung pada seberapa cepat sistem penyerapan bekerja di lapangan setiap harinya. Tanpa adanya pengawasan ketat terhadap arus keluar masuk gabah, potensi kerugian petani akibat permainan harga akan semakin besar.
“Ini merupakan keinginan petani yang harus kita perjuangkan bersama agar ekonomi desa tetap kuat,” tegas Abdul Wahab.
Melalui kebijakan yang berpihak pada rakyat, Pemerintah Desa Tebo optimis mampu menjaga kedaulatan pangan sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat Tebo. (M-02)
