Pemdes Poto Tano Dorong Pengembangan Wisata Bahari

Bagikan ke :
Foto: Kepala Desa Poto Tano, Adi Muliadi, S.Pd.I.
Foto: Kepala Desa Poto Tano, Adi Muliadi, S.Pd.I.

Poto Tano, MediaKSB, – Pemerintah Desa (Pemdes) Poto Tano, Kecamatan Poto Tano, mendorong pengembangan kawasan wisata Gili Balu dan Pantai Pasir Putih melalui usulan prioritas di Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kabupaten Sumbawa Barat 2026.

Pemdes Poto Tano mengusulkan perbaikan akses jalan menuju Pantai Pasir Putih sepanjang kurang lebih satu kilometer yang saat ini kondisinya berbatu dan bergelombang. Pengadaan fasilitas penunjang di kawasan Gili Balu turut masuk dalam daftar usulan prioritas desa.

Kepala Desa Poto Tano, Adi Muliadi, S.Pd.I., menegaskan pengembangan sektor pariwisata menjadi salah satu kunci peningkatan ekonomi masyarakat desa. Akses jalan menuju Pantai Pasir Putih yang rusak selama ini menghambat kunjungan wisatawan.

“Kami ingin wisatawan datang dengan nyaman. Jalan yang baik adalah syarat agar Pantai Pasir Putih dan Gili Balu berkembang maksimal,” ujar Adi.

Selain akses jalan, Pemdes Poto Tano juga mengusulkan pengadaan sarana dan prasarana penunjang di kawasan Gili Balu yang meliputi Pulau Kenawa dan kawasan tanggul Desa Poto Tano.

Fasilitas yang memadai, menurut Kades, sangat penting untuk meningkatkan daya tarik sekaligus kenyamanan pengunjung yang datang ke kawasan wisata di Poto Tano. Gili Balu memiliki potensi wisata bahari yang besar namun belum tergarap secara optimal.

Selain aspek pariwisata, perbaikan infrastruktur juga masuk dalam usulan berupa perbaikan jalan lingkungan sepanjang 2,5 kilometer. Jalan lingkungan di permukiman desa saat ini banyak yang berlubang dan rusak sehingga mengganggu aktivitas warga sehari-hari.

“Infrastruktur jalan dan fasilitas wisata harus berjalan beriringan agar Poto Tano benar-benar maju dan dikenal luas. Apalagi desa Poto Tano menjadi salah satu desa dengan objek wisata yang banyak di KSB,” tegasnya.

Di akhir, Adi berharap agar seluruh usulan dapat terakomodir dalam rencana pembangunan daerah. “Semua usulan telah mempertimbangkan kebutuhan rill masyarakat, semoga dapat terealisasi,” tutupnya. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *