Poto Tano Ditarget Jadi Lumbung Hortikultura Lewat Koperasi TBA

Bagikan ke :
Foto: Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Konsumen Syariah TBA, Poto Tano
Foto: Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Konsumen Syariah TBA, Poto Tano

Poto Tano, MediaKSB, – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menargetkan Kecamatan Poto Tano sebagai lumbung hortikultura melalui penguatan koperasi syariah berbasis Tuntas Baca Al-Qur’an (TBA). Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Konsumen Syariah TBA, Selasa, (14/4).

Program koperasi TBA menjadi bagian dari layanan Maju UMKM dalam skema unggulan Kartu KSB Maju. Pemerintah daerah mengintegrasikan penguatan ekonomi dengan pendekatan berbasis komunitas.

Wakil Bupati KSB, Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., menegaskan pentingnya kolaborasi masyarakat dalam mendukung target tersebut. Wabup mengajak seluruh elemen memperkuat solidaritas dan peran koperasi di tengah masyarakat.

“Kami menargetkan Poto Tano menjadi lumbung hortikultura melalui program KSB Maju Luar Biasa,” ujarnya saat memimpin rapat.

Hj. Hanipah menilai, koperasi TBA dapat menjadi penggerak ekonomi lokal, terutama dalam mendukung usaha kecil dan sektor pertanian. Keterlibatan masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan program.

“Saya harap distribusi kartu dilakukan secara masif. Distribusi Kartu KSB Maju kami targetkan selesai hingga akhir April,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Wabup juga mengapresiasi pelaksanaan RAT sebagai bentuk akuntabilitas pengelolaan koperasi. Wabup mendorong camat dan kepala desa kembali mengaktifkan gerakan TBA.

“Mari kita aktifkan kembali gerakan TBA karena banyak program pemerintah berjalan melalui gerakan ini,” ajaknya.

Sementara itu, Camat Poto Tano, Muhlis, S.Pd., menjelaskan koperasi TBA tidak hanya fokus pada penguatan ekonomi. Koperasi juga mendorong nilai spiritual melalui gerakan Tuntas Baca Al-Qur’an.

“Koperasi ini menggabungkan penguatan ekonomi dan pembinaan spiritual masyarakat,” ujarnya.

Camat menambahkan koperasi menerapkan prinsip syariah tanpa bunga. Skema pinjaman meliputi kebutuhan usaha kecil harian serta pinjaman musiman.

“Hingga kini, sebanyak 113 anggota telah merasakan manfaat koperasi di Kecamatan Poto Tano. Layanan terbuka bagi seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang agama,” kata Camat.

Koperasi Syariah TBA menjadi alternatif pembiayaan yang aman bagi warga. Skema tanpa bunga membantu masyarakat menghindari praktik pinjaman illegal atau rentenir yang menjerat masyarakat. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *