Kelola Sampah Berbasis Dasawisma, Air Suning Jadi Perwakilan Desa Berdaya NTB

Seteluk, MediaKSB, – Desa Air Suning, Kecamatan Seteluk terpilih sebagai salah satu dari 12 desa dan kelurahan penerima program Desa Berdaya se-Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) untuk mewakili ke jenjang Provinsi Nusa Tenggara Barat tahap pertama.
Desa Air Suning menerima total anggaran Rp.300 juta untuk mengembangkan program pengelolaan sampah berbasis dasawisma. Kepala Desa Air Suning, Irwan Yuliono menyebut, pemilihan tematik pengelolaan sampah bukan tanpa alasan kuat. Program itu dinilai paling relevan dan sejalan dengan fokus Bupati KSB.
“Kami mengambil tematik pengelolaan sampah karena kebetulan sejalan dengan fokus Bupati tentang pengelolaan sampah. Ini menjadi momentum tepat bagi desa kami,” ujarnya, Rabu (29/4).
Dari ratusan desa di Provinsi NTB yang mendapat kesempatan, hanya 12 desa dan kelurahan di KSB yang lolos menjadi penerima program Desa Berdaya tahap pertama ini. Desa Air Suning menjadi salah satu perwakilan dari KSB yang berhasil masuk dalam program bergengsi tersebut.
Irwan menjelaskan, Desa Air Suning memilih tiga tematik sekaligus dalam program ini, yakni pariwisata, ketahanan pangan, dan pelestarian lingkungan. Namun fokus utama yang dijalankan adalah pengelolaan sampah sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan secara nyata dan terukur.
Irwan mengusulkan, mekanisme pengelolaan sampah di Desa Air Suning menggunakan sistem biopori berbasis rumah tangga. Setiap rumah tangga di desa akan mendapat dukungan satu unit biopori berupa pipa PVC untuk mengelola sampah organik secara mandiri.
“Pengelolaan sampah berbasis dasawisma menggunakan biopori rumah tangga. Jadi tiap rumah akan kami support satu biopori berupa pipa PVC,” tegas Irwan.
Pendekatan berbasis dasawisma dipilih agar pengelolaan sampah menyentuh langsung unit terkecil masyarakat. Sistem ini memastikan setiap rumah tangga di Desa Air Suning aktif berkontribusi dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan desa secara berkelanjutan.
Irwan menegaskan, program ini menjadi langkah konkret desa dalam mendukung visi pemerintah daerah mewujudkan KSB yang bersih dan ramah lingkungan. Keberhasilan program di Desa Air Suning diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di KSB untuk mengelola sampah secara mandiri dan kreatif.
“Kami berharap program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga. Desa Air Suning ingin menjadi contoh pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang berhasil di KSB,” pungkasnya. (M-02)
