KSB Maju Sosial, Dinsos Salurkan Bantuan untuk 1.606 Yatim Piatu

Bagikan ke :
Foto: Penyaluran bantuan sosial kepada 1.606 anak yatim piatu melalui program Kartu Sumbawa Barat (KSB) Maju Sosial.
Foto: Penyaluran bantuan sosial kepada 1.606 anak yatim piatu melalui program Kartu Sumbawa Barat (KSB) Maju Sosial.

Taliwang, MediaKSB, – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menyalurkan bantuan sosial kepada 1.606 anak yatim piatu melalui program Kartu Sumbawa Barat (KSB) Maju Sosial. Bantuan tersebut tersebar di seluruh kecamatan sebagai bagian dari penguatan perlindungan sosial.

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat, Andi Suwandi, mengatakan penyaluran bantuan terus berjalan untuk memastikan anak yatim piatu memperoleh dukungan pendidikan dan kesejahteraan.

“Sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim piatu, pemerintah melalui program KSB Maju Sosial terus menyalurkan bantuan sosial kepada para penerima manfaat,” katanya beberapa waktu lalu.

Andi menjelaskan bantuan menyasar seluruh wilayah Sumbawa Barat. Pemerintah daerah ingin memastikan distribusi bantuan menjangkau anak-anak yatim piatu di setiap kecamatan. Data Dinas Sosial mencatat Kecamatan Taliwang menjadi wilayah dengan penerima bantuan terbanyak. Jumlah penerima di wilayah itu mencapai 636 anak.

Sementara Kecamatan Brang Rea menempati urutan kedua dengan 206 penerima manfaat. Kecamatan Seteluk tercatat memiliki 199 penerima bantuan sosial. Di Kecamatan Poto Tano, jumlah penerima mencapai 157 anak yatim piatu. Kecamatan Maluk menerima bantuan untuk 128 penerima manfaat.

Selanjutnya, Kecamatan Jereweh memiliki 119 penerima bantuan. Kecamatan Sekongkang tercatat sebanyak 88 penerima manfaat. Kecamatan Brang Ene menerima bantuan untuk 73 anak yatim piatu. Seluruh data tersebut menjadi dasar pemerintah daerah dalam penyaluran bantuan sosial secara merata.

“Hingga saat ini bantuan telah disalurkan kepada ribuan penerima di berbagai kecamatan,” ujarnya Sekdis Dinsos.

Andi mengatakan program KSB Maju Sosial menjadi salah satu program unggulan pemerintah daerah dalam memperkuat perlindungan sosial masyarakat rentan. Anak yatim piatu masuk kelompok prioritas penerima bantuan.

Menurut Andi, bantuan tersebut tidak hanya berfokus pada kebutuhan ekonomi keluarga. Pemerintah daerah juga ingin menjaga keberlangsungan pendidikan anak-anak penerima manfaat. “Program ini merupakan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan anak-anak yatim piatu mendapatkan perhatian dan dukungan sosial,” katanya.

Andi menilai dukungan sosial sangat penting untuk menjaga masa depan anak-anak yatim piatu. Pemerintah daerah ingin mereka tetap memperoleh akses pendidikan dan kehidupan yang layak. “Pemerintah daerah ingin memastikan keberlangsungan pendidikan, kesejahteraan, dan masa depan anak-anak yatim piatu menjadi lebih baik,” tutup Andi.

Dinas Sosial KSB juga terus melakukan pendataan penerima manfaat di lapangan. Langkah itu dilakukan agar bantuan tepat sasaran dan sesuai kondisi riil masyarakat. (M-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *