Bupati KSB Ingin BLT Desa Terintegrasi Kartu KSB Maju

Taliwang, MediaKSB, – Bupati Sumbawa Barat Haji Amar Nurmansyah menargetkan program bantuan yang dikelola pemerintah desa dapat terintegrasi ke dalam Aplikasi Kartu Sumbawa Barat Maju. Target tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Integrasi Pusat Kesejahteraan Sosial (PUSKESOS) dengan Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG), beberapa waktu lalu.
Haji Amar, sapaan akrabnya menyebut, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa maupun bentuk bantuan sosial desa lainnya perlu masuk dalam satu ekosistem data bersama Kartu Sumbawa Barat Maju. Langkah ini diyakini akan menciptakan sistem pelayanan sosial yang lebih terpadu, transparan, dan mudah dipantau seluruh pemangku kepentingan.
“Harapan kita, seluruh program kesejahteraan masyarakat, baik yang bersumber dari APBN, APBD Kabupaten, maupun APBDes, dapat terintegrasi dalam satu ekosistem data melalui Aplikasi Kartu Sumbawa Barat Maju,” ujarnya.
Haji Amar menegaskan, satu data dan satu sistem akan mempermudah kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa. Bupati menyebut integrasi tersebut akan menghindari tumpang tindih bantuan sekaligus memastikan masyarakat yang benar-benar membutuhkan memperoleh pelayanan.
Sebelum sampai pada tahap tersebut, Haji Amar menjelaskan pemerintah desa akan diberikan akses langsung ke Aplikasi Kartu Sumbawa Barat Maju. Akses tersebut memungkinkan desa memutakhirkan data kesejahteraan masyarakat di wilayahnya masing-masing secara mandiri.
“Ke depan, pemerintah desa akan diberikan akses langsung ke Aplikasi Kartu Sumbawa Barat Maju sehingga seluruh data kesejahteraan masyarakat dapat diperbarui secara cepat, akurat, dan berkelanjutan,” jelasnya.
Menurut Bupati, satu data kesejahteraan masyarakat yang terbangun dari integrasi ini akan menjadi dasar seluruh pengambilan kebijakan di Kabupaten Sumbawa Barat. Haji Amar menyebut efisiensi yang dibangun bukan sekadar soal anggaran, melainkan juga proses pelayanan dan koordinasi antarsektor.
“Penanggulangan kemiskinan tidak bisa diselesaikan sendiri oleh Dinas Sosial karena persoalan tersebut bersifat multidimensi. Seluruh perangkat daerah, kecamatan, dan desa harus bergerak dalam satu visi menggunakan data yang sama,” tegasnya.
Integrasi PUSKESOS dan SIKS-NG, kata Bupati, menjadi fondasi awal sebelum program bantuan desa sepenuhnya terhubung ke Kartu Sumbawa Barat Maju. Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berkomitmen mewujudkan platform Satu Data Kesejahteraan Masyarakat guna mendukung terwujudnya KSB Maju Luar Biasa. (M-01)
