BRIDA KSB Tetapkan Pemenang Anugerah Inovasi Daerah 2026

Bagikan ke :
Foto: Brida KSB umumkan pemenang AID 2026
Foto: Brida KSB umumkan pemenang AID 2026

Taliwang, MediaKSB, – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menetapkan pemenang Anugerah Inovasi Daerah (AID) Tahun Anggaran 2026 melalui Keputusan Kepala BRIDA Nomor 28 Tahun 2026 beberapa waktu lalu. Kepala BRIDA KSB, Mars Anugerainsyah, memastikan seluruh proses penilaian berlangsung tanpa intervensi dengan melibatkan juri dari berbagai latar belakang.

“Kami pastikan tidak ada intervensi sama sekali dalam perlombaan ini. Kami tidak hanya melibatkan akademisi, tapi ada juga dari budayawan, jurnalis, pengamat, jadi banyak sudut pandang,” katanya.

Mars menegaskan, seluruh dewan juri telah bekerja secara profesional dan proporsional dalam menilai setiap peserta. Keputusan pemenang tersebut merujuk pada tiga berita acara hasil rapat dewan juri yang ditetapkan pada 2, 6, dan 16 Juli 2026 untuk masing-masing kategori penilaian.

“Sudah saatnya kita ubah mindset juara titipan atau tidak adil dalam menilai. Semua hasil penilaian telah dirapatkan dan disidangkan oleh juri tanpa intervensi dari pihak manapun. Kami yakin ini adalah inovator terbaik daerah,” tegasnya.

AID 2026 mempertandingkan tiga kategori, yakni Pelayanan Masyarakat, Pelayanan Perangkat Daerah, dan Pelayanan Sekolah. Pada kategori Pelayanan Masyarakat, juara pertama diraih Komunitas CRI Farm melalui inovasi Ikan Bu Nisa dengan nilai akhir 443,16, disusul Tim Mahasiswa FKIP Pendidikan Biologi Undova dengan inovasi pengolahan minyak jelantah menjadi sabun cuci piring, dan Ardi Wiranata dari Desa Tuananga lewat inovasi English Goes Village.

Kategori Pelayanan Perangkat Daerah dimenangkan Dinas Kesehatan KSB melalui inovasi Gercep Cari TRC dengan nilai 358,80, diikuti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan KSB lewat inovasi Si-Pintar, serta Dinas Kesehatan KSB pada peringkat ketiga melalui inovasi DeBest 100% Sumbawa Barat.

Sementara pada kategori Pelayanan Sekolah, juara pertama diraih SD Negeri Labuhan Lalar melalui gerakan literasi Satu Tahun Satu Buku dengan nilai 332,02, disusul SD Negeri Dasan Anyar lewat inovasi Pelita dalam Gulita, dan SPNF SKB Boto melalui inovasi Smart-Can.

Mars menyampaikan, penyerahan hadiah kepada seluruh pemenang akan segera dilaksanakan menyusul anggaran yang telah tersedia. “Penyerahan hadiah ke pemenang akan segera dilaksanakan, uangnya sudah ada jadi tinggal kami berikan hadiah dan plakatnya. Untuk juri juga akan kami siapkan sertifikatnya,” janjinya.

Keputusan tersebut ditetapkan di Taliwang dan bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. Salinan keputusan turut disampaikan kepada Bupati Sumbawa Barat, Inspektur Daerah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, serta Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah KSB sebagai bentuk transparansi pelaksanaan kegiatan. (M-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *