Pemerintah KSB Jadikan Masukan dan Kritik sebagai Bahan Evaluasi Daerah

Bagikan ke :
Foto: PPID Utama KSB, Dedy Damhudy M. Khatim, S.P., M.Si.
Foto: PPID Utama KSB, Dedy Damhudy M. Khatim, S.P., M.Si.

Taliwang, MediaKSB, – Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menegaskan komitmen pemerintah daerah menghormati setiap informasi, masukan, maupun kritik dari masyarakat.

PPID Utama KSB, Dedy Damhudy M. Khatim, menyampaikan, pemerintah memandang kritik dan masukan masyarakat sebagai bagian dari fungsi pengawasan yang penting. Dedy menyebut hal tersebut turut mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel.

“Partisipasi aktif masyarakat merupakan energi positif sekaligus bahan evaluasi bagi kami untuk terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas pelayanan serta kinerja pemerintah daerah,” ungkapnya beberapa waktu lalu.

Dedy menjelaskan, setiap kritik yang masuk akan menjadi acuan pemerintah daerah dalam menyempurnakan berbagai program dan kebijakan pembangunan. Dedy juga menyebut pembenahan berkelanjutan menjadi prioritas dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Pemerintah daerah menghargai kepedulian masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. “Setiap masukan yang disampaikan publik menjadi cerminan tingginya perhatian masyarakat terhadap jalannya roda pemerintahan di Sumbawa Barat,” imbuhnya.

Dedy mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersama-sama mengawal pembangunan daerah melalui penyampaian informasiLangkah tersebut menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan pemerintahan yang bersih, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersama-sama mengawal pembangunan daerah melalui penyampaian informasi secara konstruktif,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat terus membuka ruang komunikasi yang konstruktif dengan berbagai pihak. Dedy Damhudy menegaskan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, media, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan fondasi penting dalam membangun daerah.

“Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, media, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan fondasi penting dalam membangun Kabupaten Sumbawa Barat yang semakin maju dan berkualitas,” tegasnya.

Di akhir, Dedy berharap kritik dan masukan yang disampaikan publik terus mengalir sebagai bahan evaluasi berkelanjutan bagi pemerintah daerah. “Keterbukaan ini akan mempercepat perbaikan pelayanan publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah,” tutupnya. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *