Mindset Nasabah Jadi Tantangan Bank NTB Sosialisasikan QRIS

Mataram, MEDIAKSB – Perubahan mindset nasabah masih menjadi tantangan bagi Bank NTB Syariah dalam menyosialisasikan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) kepada para nasabahnya.
“Tantangannya di lapangan soal mindset nasabah,” ujar Departemen Head Funding and Transactions Bank NTB Syariah, David Rosidi, kepada wartawan pada Minggu (27/09/2026).
Untuk mengatasi tantangan tersebut, Bank NTB Syariah membentuk tim khusus yang bertugas memberikan edukasi dan literasi di lapangan. “Sudah ada tim khususnya, kita sering turun di lapangan,” beber David.
Selain edukasi dan peningkatan literasi digital bagi para nasabah, David mengaku, pihaknya terus melakukan pendekatan secara bertahap kepada para nasabah dengan cara melakukanlangkah inovatif.
“Salah satunya kita ada undian, kalau ada nasabah yang mencapai transaksi tertentu kita beri hadiah,” imbuhnya.
Solusi yang dihadirkan Bank NTB Syariah memberikan dampak yang cukup positif dalam mengubah perilaku nasabah tentang penggunaan QRIS. Hal ini dibuktikan dengan pertumbuhan jumlah merchant dan jumlah transaksi selama satu tahun terakhir.
Dalam sosialisasi penggunaan QRIS yang digelar di Gedung Bank NTB Mataram pada Minggu (27/09/2026), David memaparkan peningkatan jumlah merchant dan transaksi QRIS oleh nasabah sejak 31 Desember 2025 sampai dengan bulan September 2026.
“Angkanya terus naik, kami sudah mulai masif sejak tahun 2025. Targetnya di akhir tahun nanti lebih tinggi dari tahun 2025,” bebernya.
Di sisi lain, Cisilliya, salah seorang pemilik apotek di Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengaku, lebih memilih menggunakan QRIS dari bank lain. Cisilliya turut menyampaikan, alasan memilih QRIS dari bank lain bukan soal mindset, namun soal kemudahan akses yang diberikan.
“Pertama, saya gak punya rekening Bank NTB dan orang banknya (bank lain) yang datang tawari ke sini. Jadi saya gak perlu jauh-jauh ke bank,” tutupnya. (M-01)
