Bupati KSB: Pimpinan OPD Jangan Alergi Wartawan

Bagikan ke :
Foto: Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah saat berbuka bersama dengan insan pers Sumbawa Barat
Foto: Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah saat berbuka bersama dengan insan pers Sumbawa Barat

Taliwang, MediaKSB, –  Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, memberikan teguran kepada jajarannya. Bupati meminta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak menghindari awak media.

Teguran ini terucap dalam acara buka puasa bersama insan pers di Pendopo Bupati, Minggu beberapa waktu lalu. H. Amar, sapaan akrab Bupati menekankan, pejabat publik wajib menerima kritik sebagai bahan evaluasi kinerja.

Menurut Bupati, media merupakan mitra strategis dalam melayani rakyat. Kehadiran jurnalis berfungsi sebagai penyeimbang sekaligus tolok ukur capaian program pemerintah. 

Masyarakat mengetahui progres pembangunan melalui pemberitaan yang objektif. Tanpa transparansi media, publik sulit menilai sejauh mana pelayanan pemerintah berjalan.

“Kritikan, terutama dari media, harus dipandang sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja OPD,” tegas Amar di hadapan pejabat daerah.

Orang nomor satu di Sumbawa Barat ini meminta OPD lebih terbuka. H. Amar melarang pimpinan instansi merasa takut saat menghadapi pertanyaan wartawan. Menurutnya, pejabat harus mampu menjelaskan rincian teknis kebijakan secara akurat. Sikap tertutup justru memicu spekulasi negatif di tengah masyarakat.

“Jangan alergi dengan wartawan. Kalau ada yang perlu dijelaskan, sampaikan secara teknis dan transparan,” ujarnya.

Bupati menambahkan, keterbukaan informasi menunjukkan keseriusan pemerintah dalam bekerja. Komunikasi yang sehat pada akhirnya akan membangun kepercayaan publik yang kuat.

“Transparansi bukan sekadar kewajiban, melainkan bagian dari tata kelola yang baik. Melalui kolaborasi ini, informasi pembangunan dapat tersampaikan tanpa kesalahpahaman,” jelasnya.

Sekretaris Daerah drh. Haerul Jibril dan sejumlah direktur BUMD turut hadir. Pertemuan ini mempertegas peran pers dalam mengawal akuntabilitas tata kelola pemerintahan.

Bupati menutup sambutan dengan menekankan pentingnya motivasi dari kritik. Bupati ingin seluruh instansi menjadikan masukan media sebagai pemicu peningkatan kualitas pelayanan. (M-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *