Disnakertrans KSB Kirim 24 Orang Ikut Pelatihan di BBPVP Serang

Bagikan ke :

Taliwang, MediaKSB, – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), telah melakukan seleksi secara ketat dan menetapkan 24 orang pemuda untuk ikut pelatihan keahlian industri di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) yang berada di Serang, Provinsi Banten.

“Cukup banyak peserta yang mengajukan keinginan untuk ikut kegiatan pelatihan dari lembaga milik Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker), namun keterbatasan kouta membuat kami harus melakukan seleksi,” kata Slamet Riadi, M.Si selaku kepala Disnakertrans KSB saat di dampingi Parwin S.Ip yang merupakan kabid ketenagakerjaan.

Masih keterangan Meta sapaan akrabnya, peserta yang dinyatakan memenuhi syarat telah diminta komitmen serta keseriusan untuk mengikuti semua tahapan, agar saat kembali nanti bisa membuka lapangan pekerjaan sendiri atau tercatat sebagai tenaga skill untuk bisa bekerja dalam areal lingkar tambang. “Kami pastikan mereka berkomitmen mengikuti pelatihan sampai selesai,” timpalnya.

Dipastikan Meta, para peserta yang akan mengikuti pelatihan di BBPVP Serang Banten akan diberangkatkan pada Senin (Hari ini, red) dan akan berada dilokasi pelatihan sampai 2 bulan, agar kemampuannya teruji dan benar-benar memiliki kompetensi dalam bidangnya. “Kami sangat yakin pelatihan ini akan mengasah kemampuan para pemuda yang ikut kegiatan,” tegasnya.

Hal penting disampaikan Meta, para peserta yang akan mengikuti pelatihan tidak dipungut biaya apapun alias gratis, karena semua pembiayaan yang dibutuhkan menjadi tanggungan pemerintah KSB, termasuk ongkos tiket pulang-pergi, uang saku berikut uang makan selama menjalani pelatihan. “Kita siapkan anggaran sekitar Rp300 juta untuk program pelatihan itu di APBD Perubahan tahun ini,” bebernya.

Meskipun tidak dipungut biaya apapun, para peserta akan dijamin mendapatkan keahlian dan juga dua sertifikat sekaligus, yaitu sertifikat dari BBPVP selaku penyelenggara serta sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Sebagai informasi, ada dua bidang keahlian yang akan dilaksanakan dalam pelatihan ini. Pertama sebagai tenaga kelistrikan industri dan kedua sebagai tenaga welder (pengelasan) spesifikasi Gas Tungsten Arc Welding (GTAW). “Untuk tenaga kelistrikan pesertanya 16 orang kalau weldernya 8 orang,” ungkapnya.

Terakhir Meta berharap 

program pelatihan dengan mengirimkan para pemuda KSB ke failitas pelatihan terbaik akan terus dialaksnakan oleh pihaknya. Dan ke BBPVP Serang, Banten pada tahun depan pembiayaan pelatihan nantinya akan ditanggung oleh Kemenaker RI. “Insyaallah tahun depan program ini kita akan dapat dari pusat pembiayaannya,” imbuhnya. (M-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *