Kunjungan Ke Seteluk, Julmansyah: Pilkada Sementara Hubungan Keluarga Selamanya

Seteluk, MediaKSB, – Dalam kunjungan kerja ke Kecamatan Seteluk untuk memastikan kondusifitas dan keamanan daerah jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) , Julmansyah, S.Hut, M.A.P selaku Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menekankan pentingnya menjaga tali silaturahmi antar sesama dan keluarga ditengah perbedaan pilihan.
“Jangan sampai karena beda pilihan kita berselisih dengan keluarga dan tetangga. Pilkada ini hanya sesaat, sementara hubungan keluarga dan tetangga sepanjang masa,” ucap Pjs Bupati KSB dalam arahannya, Jumat (11/10).
Dalam kesempatan tersebut, Julmansyah sapaan akrabnya juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Seteluk yang telah berupaya menjaga kondusifitas daerah, terutama selama tahapan Pilkada berlangsung.
“Ini adalah salah satu tugas kami, sebagaimana diamanatkan oleh Menteri Dalam Negeri dan Pjs Gubernur, untuk memastikan tidak ada stagnasi dalam aktivitas roda pemerintahan dan menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) selama Pilkada,” ujarnya.
Masih keterangan Pjs Bupati KSB, pemerintah masyarakat untuk terus bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah, terutama adanya dua bendungan besar yang sebentar lagi dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kita harus bersyukur karena di daerah lain belum ada bendungan sebesar ini, tinggal masyarakat dukung dan dorong pemerintah untuk pembangunan salurannya. Adanya bendungan ini sejalan dengan falsafah hidup tau Samawa yakni Balong ai kayu, Mole pade antap, Telas kebo jaran. Bendungan ini yang menjadi pondasi untuk kita sebagai petani,” paparnya.
Sementara itu, Syamsul Hadi, S.Pd selaku Camat Seteluk melaporkan kondisi masyarakat yang tetap kondusif meskipun proses kampanye Pilkada telah berlangsung. “Alhamdulillah, meskipun ada salah satu kontestan dari Kecamatan Seteluk yang ikut dalam Pilkada tahun ini, masyarakat tetap dalam kondisi aman,” jelasnya.
Namun, Camat juga mengingatkan tentang adanya 26 kasus Demam Berdarah yang perlu perhatian pemerintah. Yang mana 19 kasus berada di desa Desaloka dan sudah tertangani dengan baik. “Kami himbau dan mengajak seluruh masyarakat Seteluk untuk tetap menjaga kebersihan. Terutama saat ini adalah sama transisi dari musim kering ke hujan,” pungkasnya. (M-01)

