BRIDA KSB Fasilitasi Juara Inovasi Daerah dengan Dinas LHK Provinsi

Taliwang, MediaKSB, – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengambil langkah strategis dengan memfasilitasi kemitraan antara Komunitas Hijau Biru (KHB), juara Anugerah Inovasi Daerah (AID) 2024, dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kemitraan ini bertujuan memperkuat program pengelolaan sampah organik yang diinisiasi oleh KHB di KSB, (Rabu 16/10).
KHB, yang merupakan lembaga swadaya masyarakat dengan fokus pada pengelolaan sampah, telah berhasil menjalankan program Operasional RUMPOSS (Rumah Kompos Sekolah). Program ini bermitra dengan enam sekolah di KSB, yang bersama-sama mendaur ulang sampah organik menjadi pupuk organik bernama Poska. Selain memberikan manfaat edukatif, program ini juga bernilai ekonomi karena pupuk yang dihasilkan dapat dijual atau digunakan sendiri oleh para siswa dan masyarakat.
Dalam audiensi dengan Pejabat Sementara (Pjs) Bupati KSB, Julmansyah, S.Hut., M.AP., serta perwakilan dari DLHK NTB, BRIDA KSB menginisiasi diskusi terkait penguatan program KHB. Pjs Bupati mendorong KHB untuk bekerja sama dengan DLHK Provinsi dalam menggunakan Rekomposer bag, alat praktis dan ekonomis yang dirancang untuk mengurai sampah organik. “Kami menyarankan KHB untuk menggunakan alat ini agar program pengelolaan sampah di sekolah-sekolah lebih efektif,” ujarnya.
Lebih lanjut, Julmansyah sapaan akrabnya juga menyarankan agar KHB melakukan studi banding ke Kabupaten Sumbawa dan Lombok Barat untuk belajar dari pengalaman LSM sejenis serta sekolah model yang sudah berhasil dalam pengelolaan sampah. “Studi banding ini diharapkan dapat memperkaya dan mengoptimalkan program yang dijalankan KHB di KSB,” imbuhnya.
H. Bambang Supriadi selaku Ketua KHB mengungkapkan rasa syukurnya atas dukungan yang diberikan oleh Pemda KSB dan DLHK NTB. “Kami sangat senang mendapatkan arahan dan dukungan dari berbagai pihak, terutama BRIDA KSB. Hal ini membuat kami semakin semangat dalam mengembangkan program pengelolaan sampah,” ujarnya.
Selain berdiskusi dengan Pjs Bupati, KHB juga berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) KSB, Mars Anugeraisnya selaku Kepala DLH KSB menyambut positif inisiatif kemitraan tersebut. “Pemerintah KSB melalui DLH siap mendukung program pengelolaan sampah di sekolah dan masyarakat, termasuk menghidupkan kembali delapan unit Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) yang mangkrak di beberapa desa,” ungkapnya.
Kepala Brida KSB melalui Indrajaya, M.Si., selaku Kepala Bidang Inovasi dan Teknologi menekankan pentingnya inovasi yang berkelanjutan dan dapat diterapkan di lapangan. “Kami berharap KHB tidak hanya berhenti di panggung lomba, tetapi terus mengembangkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (M-03)

