BLK KSB Seleksi 322 Calon, Hanya 32 Lolos Pelatihan

Bagikan ke :
Foto: Tes TPA dan wawancara 322 calon peserta program pelatihan mekanik dan operator alat berat, BLK KSB. (dok. Suara NTB)
Foto: Tes TPA dan wawancara 322 calon peserta program pelatihan mekanik dan operator alat berat, BLK KSB. (dok. Suara NTB)

Taliwang, MediaKSB, – Sebanyak 322 calon peserta program pelatihan mekanik dan operator alat berat menjalani tahapan Tes Potensi Akademik (TPA) dan wawancara di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Dari jumlah tersebut, hanya 32 orang yang nantinya diterima mengikuti pelatihan.

Kepala UPTD BLK KSB, Randy Darmansyah menyampaikan, tes potensi akademik dan wawancara berlangsung selama dua hari, 26-27 Agustus 2026. Tahapan ini menjadi bagian dari proses seleksi untuk menentukan peserta yang layak mengikuti pelatihan.

Pada hari pertama pelaksanaan, dari 322 peserta yang terdaftar, hanya 145 orang yang hadir mengikuti seleksi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 110 orang dinyatakan lulus, sedangkan 35 orang tidak lulus. Sementara itu, 117 peserta lainnya tidak hadir pada hari pertama.

“Yang tidak hadir pada hari pertama masih kami berikan kesempatan untuk mengikuti TPA dan wawancara hari ini,” katanya beberapa waktu lalu.

Peserta yang akan diterima mengikuti pelatihan hanya sebanyak 32 orang, terbagi menjadi 16 peserta kelas mekanik dan 16 peserta kelas operator alat berat. Khusus kelas operator alat berat, kuota tersebut dibagi menjadi delapan peserta operator forklift dan delapan peserta operator loader.

Randy menjelaskan, proses seleksi belum berhenti usai tahapan tes potensi akademik dan wawancara. Peserta yang memenuhi kriteria akan melanjutkan ke tahap pemeriksaan kesehatan atau Medical Check Up (MCU).

“Setelah wawancara, nanti akan masuk MCU. Dari proses itu akan dipilih 44 orang plus cadangan,” jelasnya.

Randy menambahkan, masing-masing kelas akan menyiapkan enam peserta cadangan. Penetapan 32 peserta yang benar-benar mengikuti pelatihan baru dilakukan setelah seluruh tahapan seleksi rampung.

Randy menuturkan, pemeriksaan kesehatan dijadwalkan berlangsung pada 1-5 September 2026. Peserta terpilih untuk kelas operator alat berat ditargetkan mulai masuk kelas paling lambat akhir September 2026 di Kampus UT Tractors, Semarang.

“Kalau yang kelas mekanik karena kelasnya di KSB, target kita mereka mulai masuk kelas di bulan Oktober atau awal November,” ujarnya.

Program pelatihan mekanik dan operator alat berat ini merupakan bagian dari upaya BLK KSB mencetak tenaga kerja terampil dan siap kerja di sektor pertambangan serta industri alat berat. Kerja sama dengan lembaga pelatihan seperti UT Tractors turut menjadi bagian dari strategi peningkatan kualitas lulusan. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *