BPBD KSB Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Siklon Tropis
Taliwang, MediaKSB, – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) meningkatkan langkah mitigasi dan kesiapsiagaan bencana menyusul adanya informasi dari BMKG terkait potensi pertumbuhan bibit atau siklon tropis di perairan selatan Indonesia yang berpotensi berdampak pada wilayah NTB, termasuk Sumbawa Barat.
Kepala BPBD KSB, Abdullah, S.Pd., mengatakan pihaknya telah mengikuti arahan pemerintah pusat dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan daerah menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Koordinasi lintas daerah dan lintas sektor pun telah dilakukan untuk menyamakan langkah antisipasi.
“Yah kita sudah melaksanakan zoom meeting dengan Kemendagri bersama BPBD di seluruh daerah dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi bencana,” kata Abdullah saat diwawancarai, Jumat (12/12).
Dalam pertemuan tersebut, salah satu poin penting yang disepakati adalah instruksi untuk segera melaksanakan apel siaga bencana. Menurut Abdullah, Pemerintah KSB telah lebih dulu mengambil langkah tersebut sebelum instruksi resmi dikeluarkan.
“Salah satu hasilnya untuk segera melakukan apel siaga bencana, Alhamdulillah sebelum instruksi tersebut, Sumbawa Barat sudah melaksanakan lebih dahulu,” ujarnya.
Selain kesiapsiagaan personil, BPBD KSB juga menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk meminimalkan dampak bencana yang mungkin terjadi. Persiapan tersebut mencakup penguatan mitigasi bencana hingga kesiapan logistik pendukung.
“Persiapan berupa mitigasi bencana dan persiapan logistik,” jelas Abdullah.
Kepala BPBD menambahkan, dukungan sarana dan prasarana juga terus diperkuat. BPBD KSB baru saja menerima tambahan armada logistik untuk menunjang operasional di lapangan. “Selain itu, pekan lalu kami juga telah menerima bantuan armada satu unit kendaraan logistik,” ungkapnya.
Dari sisi pemetaan wilayah rawan, BPBD KSB telah mengidentifikasi sejumlah titik yang perlu mendapat perhatian khusus. Abdullah menyebut, wilayah perkotaan Taliwang dan Poto Tano masih masuk dalam kategori rawan bencana, terutama banjir.
“Kami juga telah melakukan pemetaan, yang pertama tentu wilayah kota taliwang masih dalam kondisi rawan banjir. Wilayah Poto Tano juga menjadi lokasi yang cukup rawan,” katanya.
Abdullah juga menyampaikan arahan Bupati Sumbawa Barat saat pelaksanaan apel siaga bencana. Bupati menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen dalam upaya kesiapsiagaan. “Bupati kita mengajak seluruh unsur masyarakat dan perangkat daerah untuk bersama-sama agar lebih siap siaga. Kesiapsiagaan merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Selain kesiapsiagaan, Abdullah meneruskan arahan Bupati agar seluruh masyarakat dapat menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana di lingkungan terdekat. “Selain itu Bupati juga mengajak seluruh elemen untuk memperhatikan kebersihan lingkungan,” tutup Abdullah. (M-02)

