Camat Seteluk Matangkan Praktek 6 SPM Jelang Lomba Posyandu

Bagikan ke :
Foto: Rapat Persiapan Kecamatan Seteluk Jelang Lomba Posyandu.
Foto: Rapat Persiapan Kecamatan Seteluk Jelang Lomba Posyandu.

Seteluk, MediaKSB, – Kecamatan Seteluk mematangkan penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Posyandu Jaro, desa Seteluk Tengah, jelang Lomba Posyandu Tingkat Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Camat Seteluk, M. Ikhwan, S.I.P., memastikan seluruh bidang SPM sesuai Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 sudah berjalan di Posyandu Jaro. Ikhwan menjelaskan, keenam SPM meliputi bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman dan ketertiban umum.

“Semua utuh ada di Posyandu, jadi kita hitung dengan KSB Maju tinggal terjemahan saja masuk ke enam SPM,” ujarnya, Jumat (17/7).

Camat merinci, bidang kesehatan mencakup pelayanan ibu hamil, balita, imunisasi, dan penimbangan, sementara bidang pendidikan menyasar layanan PAUD dan edukasi keluarga. Bidang pekerjaan umum diarahkan pada penyediaan akses air bersih dan sanitasi lingkungan, sedangkan bidang perumahan rakyat memfasilitasi ketersediaan rumah layak huni.

Untuk bidang sosial, Ikhwan menyebut program tersebut menyasar penanganan keluarga miskin, penyandang disabilitas, hingga kelompok rentan. Adapun bidang ketenteraman dan ketertiban umum difokuskan pada penciptaan rasa aman, perlindungan sosial, dan pencegahan bencana di lingkungan warga.

Camat menegaskan, setiap program dijalankan oleh bidang masing-masing, dengan pelaksanaan bidang kesehatan berada di bawah koordinasi Kader Posyandu. Camat menambahkan, bidang-bidang lain turut diarahkan untuk mendukung capaian kesehatan masyarakat.

“Kesiapan Posyandu Seteluk Tengah sudah mencapai 99 persen, artinya sudah siap,” tegasnya.

Ikhwan menuturkan, pihaknya juga telah menyiapkan pemanfaatan pekarangan posyandu sebagai bagian dari penilaian lomba. Persiapan lain, menurutnya, tinggal menyelesaikan kelengkapan administrasi di masing-masing bidang.

Camat menyebut, penunjukan Posyandu Jaro didasarkan pada kesiapan yang lebih matang dibanding posyandu desa lain di Kecamatan Seteluk. Selain itu, kesiapan enam kader posyandu turut menjadi pertimbangan karena penilaian lomba juga mencakup kompetensi kader.

Lomba Posyandu tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), dengan melibatkan juri dari tenaga ahli, Akademisi Gizi dan Reproduksi (AGR), serta dinas terkait. “Semua persiapan administrasi tinggal dirampungkan di masing-masing bidang,” katanya.

Ikhwan berharap pelaksanaan lomba dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, kebersihan lingkungan, dan pola asuh anak, yang menjadi faktor penentu angka stunting. “Harapannya dengan kebersamaan ini kita bisa menangani stunting,” pungkasnya. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *