Disperkim KSB Kebut Program Maju Perumahan dengan Sosialisasi dan Penguatan Data

Bagikan ke :
Foto: Koordinasi Disperkim KSB di Maluk (dok. Disperkim KSB)
Foto: Koordinasi Disperkim KSB di Maluk (dok. Disperkim KSB)

Maluk, MediaKSB, – Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menggelar Sosialisasi dan Koordinasi Program Kartu Sumbawa Barat Maju Layanan Maju Perumahan di Kecamatan Maluk, Selasa (28/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempercepat penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) secara terintegrasi.

Kepala Disperkim KSB, Novrizal Zain Syah, S.E., M.Si. menegaskan, program tersebut merupakan komitmen pemerintah daerah menghadirkan layanan perumahan yang cepat, tepat sasaran, dan akuntabel. Kegiatan dihadiri Camat Maluk, Kepala Bidang Perumahan, Tim Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL), dan para pendamping desa.

“Kunci keberhasilan program ini adalah kolaborasi. Pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TFL, dan pendamping harus bergerak dalam satu sistem dan satu tujuan,” ujarnya.

Sosialisasi turut membahas mekanisme pendataan, verifikasi, pelaksanaan, hingga pengawasan program. Kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan implementasi SILAJU Perumahan, platform digital yang memungkinkan pengusulan calon penerima manfaat dan pemantauan progres dilakukan secara real time.

Camat Maluk, Muliadi, SP, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Mulyadi menilai, sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, desa, TFL, dan pendamping menjadi fondasi penting keberhasilan program perumahan bagi masyarakat.

Penguatan program berlanjut melalui kunjungan kerja Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., ke kantor Disperkim. Haji Amar, sapaan akrabnya meninjau optimalisasi pelaksanaan program sekaligus memastikan penyelarasan data penerima manfaat.

Haji Amar menegaskan, kualitas data menjadi fondasi utama keberhasilan program. Bupati meminta seluruh perangkat daerah meningkatkan sinergi dalam validasi, verifikasi, dan pemutakhiran data agar tidak terjadi tumpang tindih maupun salah sasaran.

“Program KSB Maju Layanan Maju Perumahan harus hadir untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Karena itu, pemanfaatan DTSEN harus dilakukan secara optimal melalui proses verifikasi dan validasi di lapangan,” tegasnya.

Kepala Disperkim, Novrizal menyampaikan, pihaknya terus melakukan penyelarasan data dengan berbagai instansi terkait. Pemanfaatan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi instrumen penting meningkatkan akurasi penetapan penerima manfaat.

“Melalui rangkaian sosialisasi dan kunjungan kerja ini, Disperkim terus memperkuat tata kelola program berbasis data yang akurat dan terintegrasi bagi kesejahteraan masyarakat dan ketepatan sasaran program,” tutupnya. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *