Draf Perbup KSB Maju Luar Biasa Rampung, Tantangan Beralih ke Eksekusi

Taliwang, -MediKSB,  Draf Peraturan Bupati (Perbup) sebagai payung hukum Program KSB Maju Luar Biasa telah rampung disusun, namun fokus berikutnya bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) adalah memastikan program dapat segera dieksekusi secara efektif pada tahun 2026.

“Kita sudah finalkan draftnya bersama bagian hukum. Dan setelah dikoreksi dan disempurnakan segera saya teken,” tegas Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si. beberapa waktu lalu.

Program KSB Maju Luar Biasa dirancang untuk merangsang pertumbuhan ekonomi baru di daerah, dengan tujuan menciptakan peluang dan strategi ekonomi yang dapat dikelola secara luas dengan pelibatan aktif masyarakat.

H. Amar, sapaan akrab Bupati menjelaskan, program ini nantinya akan berfokus pada tiga klaster utama. Pertama, klaster pariwisata, yang dibagi menjadi dua konsep pengembangan yakni pariwisata investasi dan pariwisata kerakyatan.

Klaster kedua menyasar bidang pertanian, peternakan, dan perikanan, dengan kegiatan pengembangan seperti penangkaran benih unggul padi, peternakan sapi, dan budidaya udang. Sementara klaster ketiga berfokus pada industri, yang mencakup hilirisasi industri dan pengembangan industri ketenagakerjaan.

Dalam bidang peternakan, Bupati menyiapkan ekosistem pengembangan Agribisnis Sapi Bali atau penggemukan sapi. Tahap awal program ini akan menyediakan 1.000 pedet berumur 6–8 bulan bagi peternak, dengan skema investor membeli sapi setelah berumur 1,5 tahun.

Sementara untuk klaster pariwisata kerakyatan, proyek perdana akan dimulai di Kecamatan Brang Ene, berupa pembangunan fasilitas walking track dan bicycle track sepanjang lima kilometer yang sepenuhnya dikelola masyarakat setempat.

Bupati Amar menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam mengawal pelaksanaan program yang ambisius ini. Dengan regulasi yang telah final, tantangan berikutnya adalah memastikan seluruh rencana aksi dapat diterjemahkan menjadi implementasi nyata di lapangan.

Untuk memastikan program berjalan dengan baik, pemerintah akan melibatkan banyak pihak. Daya dukung semua stakeholder terutama masyarakat menjadi roh utama dari implementasi program tersebut.

“Karena tujuan program ini untuk penciptaan klaster ekonomi baru dalam mendukung perekonomian masyarakat, keterlibatan semua pihak, terutama masyarakat, menjadi inti dari program ini,” tutup Bupati. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *