Jadi Desa Wisata, Pemdes Poto Tano Gelar Lomba Balap Sampan
Poto Tano, MediaKSB, – Sebagai bentuk pelestarian budaya dan kearifan masyarakat lokal serta mengukuhkan identitas sebagai desa wisata berbasis bahari, Pemerintah Desa Poto Tano, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), menggelar lomba balap sampan yang berlangsung meriah di tanggul F3 pada, Jumat (18/7).
Lomba yang dimulai sejak pukul 09.00 WITA itu berhasil menyedot perhatian masyarakat maupun pengunjung dari luar daerah. Sejumlah masyarakat tampak memadati lokasi untuk menyaksikan perlombaan yang mempertandingkan kecepatan sampan.
Peserta lomba berasal dari berbagai usia, mulai dari pemuda hingga orang tua. Semangat berlaga ditunjukkan oleh seluruh peserta dari garis start hingga garis finis, diiringi sorak sorai penonton yang menambah kemeriahan suasana.
Kepala Desa Poto Tano, Adi Muliadi, S.Pd.I menyatakan, lomba ini merupakan bentuk nyata pemerintah desa dalam mendukung program desa wisata yang berkelanjutan.
“Alhamdulillah, tahun ini lomba balap sampan bisa kami laksanakan kembali. Biaya pendaftaran hanya Rp200 ribu dan tidak hanya peserta lokal yang ikut, tapi juga dari luar daerah,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh pejabat lintas sektor, termasuk Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) KSB, Kepala Dinas Perikanan (Diskan) KSB, Plt Camat Poto Tano, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tokoh masyarakat, yang menunjukkan dukungan penuh terhadap pengembangan potensi wisata desa.
Kepala Dinas Perikanan KSB, Noto Karyono, S.Pi., M.Si., dalam sambutannya mengusulkan agar lomba balap sampan dijadikan agenda tahunan. “Saya berharap tahun depan lomba ini bisa digelar setiap 6 April, bertepatan dengan Hari Nelayan Nasional. Ini bisa menjadi hadiah bagi nelayan dan daya tarik wisata baru,” ujarnya.
Noto sapaan akrabnya juga menyampaikan wacana pembangunan ikon wisata baru berupa patung gurita di Dermaga 3 Poto Tano, yang dirancang serupa dengan patung Merlion di Singapura.
“Patung ini nantinya bisa menyemburkan air dari mulutnya, dan akan menjadi simbol wisata bahari Poto Tano. Semoga bisa direalisasikan melalui anggaran perubahan tahun ini,” janjinya.
Lomba balap sampan ini menjadi simbol semangat masyarakat dan pemerintah desa dalam memajukan Poto Tano sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Sumbawa Barat. (M-05)

