Persiapan Maksimal, PKK Desa Tebo Optimis Raih Juara Lomba Aku Hatinya PKK
Poto Tano, MediaKSB, – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Tebo, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), menunjukkan keseriusan dan komitmen tinggi dalam mengikuti Lomba “Aku Hatinya PKK” tingkat Kabupaten. Dengan persiapan yang menyeluruh dan kolaborasi yang kuat antar elemen masyarakat, PKK Desa Tebo optimis dapat memberikan hasil terbaik dan meraih predikat juara.
Ketua PKK Desa Tebo, Ida Husnianti mengungkapkan, pihaknya telah mengimplementasikan program pemanfaatan pekarangan secara konkret melalui pengelolaan Kebun PKK Desa, yang terletak di Dusun Belangan Permai. Kebun ini tidak hanya menjadi contoh pemanfaatan lahan produktif, tetapi juga berfungsi sebagai pusat pembelajaran masyarakat.
“Kebun ini kami rancang sebagai simbol kolaborasi antar generasi dan sebagai sarana pemberdayaan rumah tangga. Tidak hanya ibu-ibu PKK yang terlibat, tetapi juga pemuda, kelompok tani, dan masyarakat umum. Kami bahkan melibatkan petani profesional, penyuluh pertanian dan nelayan sebagai pendamping kegiatan,” terang Ida.
Kebun yang dikelola ini mencakup lebih dari 50 jenis tanaman, mulai dari sayur-sayuran, buah-buahan, umbi-umbian, tanaman obat, dan tanaman hias. Bahkan, kebun tersebut dilengkapi dengan kolam ikan air tawar sebagai bagian dari sistem integrasi pangan keluarga. Semuanya dirawat secara gotong royong dan hasil panennya dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.
Lebih dari sekadar lomba, program ini menjadi ajang pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan rumah tangga secara berkelanjutan. “Harapan kami, kegiatan ini tidak hanya selesai saat lomba, tapi berlanjut menjadi budaya baru masyarakat desa,” tambah Ida.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Poto Tano, Hapsah Agusman, S.Pt., memberikan apresiasi tinggi terhadap keseriusan PKK Desa Tebo. Menurutnya, apa yang dilakukan PKK Desa Tebo layak menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam pemanfaatan pekarangan rumah untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
“Saya bangga dan sangat mengapresiasi persiapan dari PKK Desa Tebo. Ini bukan hanya soal lomba, tapi bagaimana semangat gotong royong dan kreativitas masyarakat bisa menjadi solusi atas isu ketahanan pangan lokal. Saya berharap seluruh masyarakat desa Tebo terus memanfaatkan pekarangan rumah dan menjaga lingkungan. Jadikan kegiatan ini sebagai budaya bersama,” katanya.
Lebih lanjut, Hapsah menyampaikan, Lomba “Aku Hatinya PKK” adalah bentuk evaluasi sejauh mana peran keluarga dalam mendukung program-program ketahanan pangan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.
“Oleh karena itu, saya berharap semangat dan antusiasme yang sudah terbangun bisa terus dijaga dan dikembangkan kedepannya,” pungkasnya. (M-01)

