Ketua DPRD KSB Tampung Usulan Perahu Nelayan Danau Lebo

Taliwang, MediaKSB – Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Kaharuddin Umar menampung usulan bantuan alat tangkap dan perahu dari nelayan Danau Lebo di Desa Seloto, Kecamatan Taliwang.
Usulan itu disampaikan masyarakat saat Ketua DPRD KSB menggelar Reses III Masa Sidang III Tahun 2026 beberapa waktu lalu. Selain bantuan nelayan, saat kegiatan tersebut, masyarakat juga menyampaikan aspirasi soal infrastruktur jalan, fasilitas ibadah, dan dukungan bagi lembaga pendidikan.
“Kegiatan ini menjadi ruang dialog antara masyarakat dan wakil rakyat untuk menghimpun kebutuhan riil yang akan diperjuangkan dalam program pembangunan daerah,” katanya.
Kaharuddin, legislator dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), menyebut reses bukan sekadar agenda formal lembaga legislatif. “Reses juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi antara masyarakat dengan wakilnya di DPRD,” tambahnya.
Kaharuddin mengapresiasi tingginya partisipasi warga Desa Seloto yang aktif menyampaikan masukan, usulan, dan kritik. Masukan itu dinilai penting sebagai bahan perumusan kebijakan pembangunan daerah.
“Saya berharap masyarakat terus memberikan usulan, masukan, dan kritik yang konstruktif sebagai bahan bagi kami untuk memperjuangkan pembangunan di Kabupaten Sumbawa Barat,” ujarnya.
Dalam dialog tersebut, sejumlah kebutuhan warga mengemuka. Usulan itu meliputi peningkatan akses jalan, bantuan rumah tidak layak huni (RTLH), bantuan lembaga pendidikan, perbaikan lampu penerangan jalan, alat prasmanan, serta sarana bagi nelayan.
Salah seorang warga Desa Seloto, Syamsul, yang mewakili nelayan Danau Lebo mengusulkan bantuan alat tangkap dan perahu. Bantuan itu diharapkan mendukung peningkatan hasil tangkapan sekaligus kesejahteraan masyarakat Desa Seloto.
“Reses merupakan hak sekaligus kewajiban anggota dewan untuk menyerap keinginan dan harapan masyarakat sebagaimana telah diatur dalam peraturan perundang-undangan,” katanya.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Kaharuddin memastikan seluruh aspirasi warga akan dicatat. Usulan itu akan menjadi bahan perjuangan DPRD sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah.
“Aspirasi yang terhimpun nantinya diperjuangkan melalui pembahasan program bersama pemerintah daerah,” bebernya.
Kaharuddin berharap komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat terus terjalin dengan baik. Dengan begitu, setiap program pembangunan benar-benar berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat dan memberi manfaat luas bagi warga. (M-01)
