Peluang Pekerja Lokal, Disnaker KSB Akui Ada Program Seribu Sarjana

Taliwang, MediaKSB,- Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) membenarkan, jika ada program khusus untuk membuka peluang kerja bagi para tenaga kerja lokal pada lokasi kerja tambang milik PT. Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN).
“Sebenarnya masih sekedar wacana bersama dengan pihak perusahaan, agar dapat memberikan kesempatan kerja khusus bagi tenaga kerja lokal, sehingga diputuskan nama programnya adalah 1.000 sarjana,” kata Slamet Riadi, S.Pi, M.Si selaku sekretaris Disnakertrans.
Program 1.000 sarjana sebenarnya masih sekedar wacana untuk dibahas bersama, namun perwakilan manajemen perusahaan secara resmi telah melaporkan kepada pimpinan daerah, sehingga bisa dipastikan bahwa program dimaksuud sudah disiapkan perusahaan dan akan dilaksanakan. “Kami masih bilang wacana, tapi rencana itu sudah dilaporkan perusahaan kepada Bupati sebagai bentuk keseriusan untuk dilaksanakan,” ungkapnya.
Masih keterangan Meta sapaan akrabnya, latar belakang PT AMNT menyiapkan Program 1.000 Sarjana itu berawal dari kesuksesan kegiatan pelatihan para siswa SMK yang dilaksanakan sebelumnya. Pelatihan yang diperuntukkan bagi siswa jurusan elektronik dan mekanik itu dinilai sukses karena menghasilkan tenaga handal sesuai kebutuhan perusahaan. “Saat bertemu manajemen (AMNT) mereka bilang pola yang sama bisa dilanjutkan untuk tenaga kerja operasional smelter. Tapi nanti levelnya sarjana yang akan direkrut,” urainya.
Untuk menindaklanjuti rencana PT AMNT tersebut, Meta mengaku bahwa pihaknya akan menggelar pertemuan dalam waktu dekat dengan perusahaan. Dalam pertemuan itu, Disnakertrans KSB akan meminta penjelasan sejauh mana persiapan PT AMNT dalam mengeksekusi program tersebut. Sebab melihat progres pembangunan smelter saat ini sudah hampir rampung.
Selain itu, pihaknya juga sekaligus akan menggelar rapat dengan tim terpadu rekrutmen tenaga kerja pembangunan smelter. Sebab kata Slamet, jika Program 1.000 Sajana itu berjalan, maka tim terpadu yang paling cocok mengawal kegiatannya. “Kita akan dorong mekanisme perekrutannya lewat satu pintu. Ini penting untuk transparansi kepada masyarakat,” cetusnya.
Selanjutnya Meta mengatakan, Program 1.000 Sarjana itu akan menjadi ruang baru bagi masyarakat pencari kerja. Dan menurut dia, tidak akan sulit mencari calon tenaga kerja dengan kualifikasi pendidikan sarjana di KSB. “Kita punya banyak lulusan sarjana. Tinggal memang kita perlu lihat lagi kualifikasi keahlian seperti apa yang dibutuhkan oleh perusahaan,” imbuhnya. (M-02)
