Pemdes Senayan Tetapkan Agenda Utama Pemanfaatan APBDes Perubahan 2025

Poto Tano, MediaKSB, – Pemerintah Desa Senayan, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), menetapkan sejumlah agenda utama dalam pemanfaatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Perubahan Tahun Anggaran 2025. Agenda tersebut nantinya akan diarahkan untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, menanggulangi dampak perubahan iklim, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat desa.

Kepala Desa Senayan, H. Junaidi, menjelaskan, perubahan anggaran dilakukan secara partisipatif melalui Musyawarah Penetapan APBDes Perubahan yang dilaksanakan pada beberapa waktu lalu, di Aula Bale Rembuk Desa Senayan.

Musyawarah ini, kata dia, merupakan bagian dari upaya menjaga tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel. “Kami ingin memastikan setiap perubahan anggaran benar-benar berdampak pada kesejahteraan warga,” tegasnya.

Menurut Junaidi, isu perubahan iklim menjadi perhatian utama dalam APBDes Perubahan 2025. Pemerintah desa mengalokasikan anggaran khusus untuk program bantuan air bersih sebagai respons terhadap kekeringan yang semakin sering terjadi.

“Dampak perubahan iklim sudah kita rasakan bersama, seperti tahun-tahun lalu. Air bersih menjadi kebutuhan mendesak, terutama saat kemarau panjang. Karena itu, kami fokuskan anggaran untuk membantu warga mendapatkan akses air yang layak,” terangnya.

Selain penanganan krisis air, Pemdes Senayan juga memprioritaskan penyertaan modal bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi lokal.

Melalui dana tambahan ini, BUMDes diharapkan mampu mengembangkan unit usaha yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat, seperti pengolahan hasil pertanian dan distribusi bahan pangan.

Selain menyasar pada bantuan kepada masyarakat, APBDes Perubahan Desa Senayan juga digunakan untuk pembangunan fisik. Seperti pembangunan gedung serbaguna yang berfungsi sebagai pusat kegiatan masyarakat.

Junaidi menegaskan, seluruh agenda perubahan APBDes 2025 disusun dengan prinsip efisiensi dan keberlanjutan. “Setiap rupiah yang dialokasikan harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Kami ingin Desa Senayan tumbuh menjadi desa yang tangguh, berdaya saing, dan adaptif terhadap perubahan zaman,” tutupnya. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *