Pemdes Senayan Teguhkan Komitmen Transparansi dan Pelayanan Publik
Poto Tano, MediaKSB, – Pemerintah Desa (Pemdes) Senayan, Kecamatan Poto Tano, meneguhkan komitmennya dalam memastikan transparansi pengelolaan dana desa, memperluas partisipasi masyarakat, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Komitmen ini digaungkan menyusul keberhasilan desa Senayan meraih predikat Informatif dengan nilai 96,40, tertinggi dan menjadi satu-satunya desa di Pulau Sumbawa yang memperoleh predikat tersebut dari Komisi Informasi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kepala Desa Senayan, H. Junaidi menegaskan, penghargaan tersebut merupakan hasil dari kerja konsisten pemerintah desa dalam membuka akses informasi seluas-luasnya kepada masyarakat.
“Predikat Informatif ini bukan tujuan akhir, tetapi pengingat bagi kami agar pengelolaan pemerintahan desa selalu transparan dan bisa diawasi langsung oleh masyarakat,” ujarnya, Rabu (07/01).
Menurut Junaidi, transparansi pengelolaan dana desa menjadi prinsip utama yang terus dijaga. Seluruh tahapan perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban anggaran dipublikasikan secara terbuka melalui papan informasi desa dan kanal informasi resmi lainnya.
“Kami berkomitmen memastikan dana desa dikelola sesuai aturan dan diketahui masyarakat, sehingga tidak ada ruang bagi praktik yang tidak akuntabel,” katanya.
Selain transparansi, Pemerintah Desa Senayan juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan desa. Junaidi menyebut, keterlibatan warga dalam musyawarah perencanaan desa menjadi bagian penting dalam menentukan arah kebijakan dan program prioritas.
“Setiap keputusan strategis selalu melibatkan masyarakat, karena pembangunan desa tidak bisa berjalan baik tanpa dukungan dan partisipasi warga,” ucapnya.
Di bidang pelayanan publik, pemerintah desa berupaya memberikan layanan yang cepat, terbuka, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Junaidi menegaskan, kualitas pelayanan informasi publik menjadi salah satu indikator utama dalam membangun kepercayaan warga.
“Pelayanan publik harus mudah diakses dan informasinya jelas. Itu yang terus kami perbaiki agar masyarakat merasa dilayani, bukan dipersulit,” tutupnya. (M-01)

