Pemerintah KSB Targetkan Penambahan 5 TPS 3R dan 1 TPST

Bagikan ke :

Taliwang, MediaKSB, – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) semakin serius dalam menangani persoalan sampah. Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si. menegaskan, hingga akhir tahun ini pemerintah menargetkan penambahan 5 unit Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) serta pembangunan satu unit Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

“Target ini sejalan dengan upaya mewujudkan lingkungan bersih dan berkelanjutan serta mendorong capaian kebersihan menuju predikat kota bersih berdasarkan parameter Adipura,” katanya  saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelatihan Pengolahan Sampah beberapa waktu lalu.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Aku Nur Rahmadin, S.Pd., M.M.Inov., Manager Social Impact PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), Dimas Purnama, mitra pengelola sampah, serta Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia.

Menurut Bupati, penanganan sampah tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah saja, melainkan harus melibatkan masyarakat secara aktif. Melalui konsep Reduce, Reuse, Recycle (3R) serta sistem bank sampah, diharapkan partisipasi masyarakat semakin meningkat.

“Banyak kebaikan yang bisa diperoleh dari pengelolaan sampah. Namun, diperlukan kebijakan yang lebih aplikatif agar langsung dapat diimplementasikan di lapangan,” tegasnya.

Selain itu, H. Amar, sapaan akrab Bupati, menekankan pentingnya edukasi sejak dini dalam membangun kesadaran lingkungan. Oleh sebab itu, Pemerintah KSB bekerja sama dengan AMMAN menghadirkan dua program unggulan, yakni Pengelolaan Sampah Berbasis Sekolah (PSBS) dan Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat di tingkat desa.

Di sisi lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Aku Nur Rahmadin menambahkan, keberadaan TPS 3R dan TPST akan memperkuat sistem pengelolaan sampah di KSB. Dengan dukungan fasilitas ini, pengolahan sampah rumah tangga dapat lebih terarah.

“Kalau sampah dapat dikelola dengan baik, maka dampaknya tidak hanya untuk lingkungan saja. Lebih jauh lagi, tentunya dapat memberikan manfaat ekonomi melalui pemanfaatan kembali sampah hingga bernilai jual,” sambungnya.

Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat menjadi salah satu strategi kunci. Manager Social Impact AMNT, Dimas Purnama mengatakan, dalam hal ini AMMAN berkomitmen untuk terus memberikan dukungan melalui berbagai program sosial yang berfokus pada dampak lingkungan.

“Kami ingin bersama-sama membangun ekosistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan di KSB,” ujarnya.

Dengan target pembangunan lima TPS 3R dan satu TPST tersebut, Pemkab KSB optimistis dapat memperkuat pengelolaan sampah secara menyeluruh. Harapannya, langkah ini mampu menjadikan KSB sebagai daerah yang tidak hanya bersih, tetapi juga berdaya saing melalui pengelolaan lingkungan yang lebih baik. (M-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *