Puluhan Pelaku UMKM Banjir Profit di PEDA XVII dan Agro Expo NTB 2025
Taliwang, MediaKSB, – Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA) XVII dan Agro Expo Tingkat Provinsi NTB 2025 membawa berkah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Selama kegiatan berlangsung, puluhan pelaku UMKM yang terlibat dilaporkan mengalami peningkatan omzet hingga mencapai Rp500 ribu sampai Rp1 juta per hari.
Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) KSB, Saifullah, S.STP., menjelaskan pihaknya menyiapkan 30 stand untuk memfasilitasi 60 pelaku UMKM lokal. Selain itu, lima stand khusus juga diisi oleh Dinas Pertanian KSB guna menampilkan produk pertanian unggulan.
“Produk yang dipamerkan beragam, mulai dari makanan, minuman, pakaian, hingga kerajinan. Alhamdulillah, semua mendapat sambutan positif dari pengunjung,” ujarnya, Selasa (23/9).
Menurut Saifullah, kehadiran PEDA XVII dan Agro Expo tidak hanya memberi ruang promosi, tetapi juga mendatangkan keuntungan nyata bagi UMKM. Omzet yang diperoleh para pelaku usaha menjadi bukti bahwa sektor UMKM memiliki daya tarik sekaligus daya saing.
“Banyak pengunjung membeli produk lokal, bahkan ada yang memesan untuk kebutuhan setelah acara selesai,” katanya.
Lebih lanjut, Kabid menegaskan, seluruh stand UMKM yang difasilitasi pemerintah tidak dipungut biaya alias gratis. Kebijakan ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah KSB dalam mendorong UMKM agar semakin berkembang.
“Kami ingin memastikan UMKM tidak terbebani biaya sewa, sehingga mereka bisa fokus pada pelayanan, kualitas, dan inovasi produk,” jelasnya.
Dari sisi penyelenggaraan, Saifullah mengapresiasi adanya tim keamanan yang disiapkan oleh event organizer (EO). Kehadiran mereka membuat pelaku UMKM merasa lebih tenang dalam menjalankan aktivitas. Selain itu, aspek kebersihan juga mendapat perhatian serius.
“Kebersihan stand dan area sekitar selalu kami tekankan. Kami ingin agar kegiatan ini bukan hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga nyaman bagi pengunjung,” tambahnya.
PEDA XVII dan Agro Expo 2025 di Sumbawa Barat menjadi etalase bagi produk UMKM lokal sekaligus ajang memperkuat jejaring antar pelaku usaha. Diskoperindag KSB berharap momentum ini bisa mendorong lahirnya pelaku UMKM baru yang berani tampil dan berinovasi.
“Dengan dukungan penuh dari pemerintah, kami optimis UMKM di Sumbawa Barat bisa tumbuh lebih cepat, berdaya saing, dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah,” tutup Saifullah. (M-02)

