Revitalisasi Tahap II, Pedagang Ruko Pasar Tanah Mira Direlokasi

Bagikan ke :
MEDIAKSB - Kepala Diskoperindag KSB, Suryaman.
MEDIAKSB – Kepala Diskoperindag KSB, Suryaman.

TALIWANG, MEDIAKSB – Seluruh pedagang yang menempati blok ruko Pasar Tanah Mira Taliwang telah direlokasi ke lapak sementara di bagian belakang pasar. Pemindahan itu dilakukan menyusul dimulainya proyek revitalisasi tahap II pasar induk Sumbawa Barat senilai sekitar Rp14,8 miliar.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Suryaman, mengatakan relokasi telah dilaksanakan pekan lalu. Para pedagang kini menempati lapak sementara yang sebelumnya telah disiapkan pemerintah daerah. Lapak tersebut akan digunakan pedagang selama pekerjaan revitalisasi tahap II berlangsung.

“Jadi sekarang di ruko yang terkena rehab tidak ada lagi pedagang yang berjualan,” katanya, Selasa (20/10).

Menurut Suryaman, proses negosiasi dengan pedagang tidak berlangsung lama. Para pedagang langsung menyetujui pemindahan sementara aktivitas berjualan selama pekerjaan berlangsung setelah menerima pemberitahuan. “Alhamdulillah tidak alot prosesnya,” ujarnya.

Pekerjaan fisik revitalisasi kini sudah berjalan. Ruko-ruko yang akan direhabilitasi secara bertahap mulai dibongkar, diawali dari bagian atap. Pembongkaran dimulai setelah seluruh ruko yang terdampak dikosongkan dari aktivitas perdagangan.

Suryaman menjelaskan, proyek tahap II tidak hanya merenovasi bangunan utama ruko. Pemerintah daerah juga akan membangun sejumlah unit ruko baru sebagai bagian dari pengembangan pasar.

“Nanti akan ditambah bangun ruko sebagai pengembangan,” tuturnya.

Kadis menambahkan, revitalisasi Pasar Tanah Mira tidak sekadar memperbaiki fisik bangunan. Penataan kawasan dan kelengkapan fasilitas juga menjadi bagian dari pekerjaan agar pasar lebih representatif.

Proyek tahap II ini melanjutkan revitalisasi tahap I yang dikerjakan pada 2025. Pada tahap pertama, anggaran yang dihabiskan mencapai Rp16 miliar. Dengan demikian, total anggaran revitalisasi Pasar Tanah Mira dalam dua tahap mencapai sekitar Rp30,8 miliar.

Di sisi lain, para pedagang menyambut baik revitalisasi tersebut. Haris, salah satu pedagang ruko, menilai blok ruko memang sudah selayaknya diperbaiki karena kondisinya tidak layak. Haris termasuk pedagang yang ikut dipindahkan ke lapak sementara akibat pekerjaan tersebut.

Haris juga menyambut rencana penambahan fasilitas pendukung yang disampaikan pemerintah daerah. Salah satu fasilitas yang ia harapkan hadir di pasar adalah musala. “Kalau benar juga akan ditambah fasilitasnya seperti musala itu lebih bagus lagi,” katanya.

Meski demikian, Haris berharap pengerjaan proyek kali ini tidak molor dari batas waktu pelaksanaan. Ia mengakui berjualan di lapak sementara tidak senyaman berjualan di ruko.

“Kami tentu ingin cepat kembali berjualan di ruko, karena di tempat sementara ini bagaimana pun pasti ada kurangnya,” imbuhnya. (M-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *