Terbaik Se-NTB, KSB Dapat Penghargaan Penurunan Angka Stunting

Taliwang, MediaKSB,- Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mendapatkan penghargaan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Penghargaan dimaksud diserahkan oleh Dr Ir Dwi Listyawardani M, sc. Dip. Com selaku perwakilan Kedeputian Advokasi, Penggerakan dan Informasi sekaligus Pembina Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai bentuk pengakuan atas dukungan dalam program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana serta percepatan penurunan stunting.
Penghargaan yang diberikan itu sendiri sangat bergengsi, karena menjadi bukti kuat atas komitmen pemerintah KSB menurunkan angka stunting pada tahun 2023 lalu. Buktinya, berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) pada tahun 2023 stunting kini berada pada angka 10,5 persen dan tercatat sebagai yang terbaik di provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Fud Syaifuddin, MM. Inov selaku waki Bupati KSB yang menerima penghargaan mengatakan, ini menjadi bukti bahwa pemerintah KSB memiliki komitmen dan keseriusan menurunkan angka stunting. “Penghargaan ini sebagai bentuk pengakuan bahwa penurunan angka stunting di KSB cukup baik dan tercatat paling luar biasa di NTB,” tuturnya.
Dikatakan wabup, penghargaan yang diterima akan menjadi motivasi dan semangat baru untuk terus menekan angka stunting di Bumi Pariri Lema Bariri ini. “Pemerintah KSB akan terus melaksanakan berbagai terobosan, termasuk mengajak semua komponen untuk ambil bagian dalam menekan angka stunting,” tandasnya sambil mengucapkan terima kasih kepada BKKBN dan semoga kedepan lebih baik, hebat dan bermartabat.
Ibnu Salim selaku pj Sekda NTB yang ikut dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Rakor Kemiskinan dan Stunting yang digelar Bappeda dan BKKBN NTB. “Kegiatan ini sangat penting sebagai upaya dalam mengentaskan kemiskinan dan menurunkan stunting di NTB. Dirinya menyakini atas berbagai regulasi dan teori sudah banyak didengar bersama, bagaimana caranya menangani kemiskinan dan stunting di NTB,” ungkapnya. (M-01)
