Tiga Venue Porprov Tetap di KSB, KONI Tak Mundur

Bagikan ke :
Foto: Ketua KONI KSB, Andi Laweng
Foto: Ketua KONI KSB, Andi Laweng

Taliwang, MediaKSB, — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menegaskan sikap untuk tetap mempertahankan tiga venue Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) agar digelar KSB.

“Kami tetap kekeh agar tiga venue tersebut tetap di KSB,” tegas Ketua KONI KSB, Andi Laweng via WhatsApp, Selasa (10/2).

Andi Laweng menyebut, keteguhan itu bukan hanya inisiatif KONI, melainkan juga sejalan dengan permintaan dan kesanggupan Bupati KSB.

Dukungan kepala daerah menjadi landasan penting bagi KONI untuk memperjuangkan posisi KSB sebagai tuan rumah sejumlah cabang olahraga dalam Porprov mendatang.

“Keteguhan kami juga merupakan permintaan dan kesanggupan dari Bupati KSB,” ujarnya.

Menurut Andi, keberadaan venue Porprov di KSB membawa dampak strategis bagi daerah. Selain menggerakkan sektor olahraga, penyelenggaraan event tingkat provinsi akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta memperkenalkan potensi pariwisata daerah kepada kontingen dari kabupaten/kota lain di NTB.

“Adanya venue di KSB untuk meningkatkan ekonomi dan pengenalan pariwisata daerah,” katanya.

Baca Juga : Bidik Lima Besar Porprov NTB, KONI KSB Matangkan Persiapan Cabor

Ambisi KONI KSB untuk PON

Andi Laweng juga berharap Porprov menjadi pintu masuk untuk membangun rekam jejak dan kesiapan daerah dalam menggelar event yang lebih besar, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON) di masa mendatang.

“Khusus untuk cabor panahan, itu menjadi keinginan kami agar dapat terlaksana di KSB saat PON nanti. Venue panahan Porprov di KSB menjadi awal kesiapan KSB dan NTB menjadi tuan rumah PON. Harapannya venue panahan PON di KSB,” tegasnya.

Di sisi lain, persiapan atlet juga terus berjalan. KONI bersama masing-masing cabang olahraga melaksanakan pemusatan latihan daerah (Pelatda) dan menyusun kebutuhan anggaran untuk peningkatan performa atlet.

“Kami masih menunggu pengajuan anggaran dari masing-masing cabor untuk Pelatda tahap dua. Harapan kami anggarannya lebih besar dari Pelatda pertama,” ujarnya.

Pelatda tahap pertama telah bergulir pada 2025. Saat ini seluruh cabang olahraga menjalankan Pelatda tahap dua sebagai bagian dari penguatan fisik, teknik, dan mental atlet. (M-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *