532 Warga KSB Daftar Pelatihan Vokasi Batch 4

Taliwang, MediaKSB, – Sebanyak 532 warga Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mendaftar pelatihan vokasi batch 4 yang digelar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) KSB. Pendaftar tersebar di tujuh program keahlian.
Kepala UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) KSB, Randy Darmansyah, merinci sebaran pendaftar berdasarkan program pelatihan yang dibuka pada batch 4 ini. Randy menyebut program welder menjadi bidang paling diminati dengan 159 pendaftar, disusul listrik 138 orang, pembuatan kopi 52 orang, komputer 94 orang, desain grafis 36 orang, pembuatan roti 31 orang, dan menjahit 22 orang.
“Total pendaftar pelatihan vokasi batch 4 mencapai 532 orang dari tujuh program keahlian,” katanya saat dikonfirmasi di kantornya, Selasa (18/8).
Randy menjelaskan, seluruh pendaftar telah memasuki tahap wawancara sebelum pengumuman peserta yang lolos diumumkan dalam waktu dekat. Randy memastikan kuota tiap kelas dibatasi mengikuti kapasitas ruang belajar dan jumlah instruktur yang tersedia di BLK.
“Khusus welding kami buka dua kelas dengan kuota 16 orang per kelas, sedangkan program lain hanya tersedia satu kelas berkapasitas 16 orang. Jadi total kelas yang kita buka di batch 4 berjumlah delapan kelas dari seluruh program pelatihan,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Disnakertrans KSB, Slamet Riyadi, menyebut BLK KSB sebelumnya telah merampungkan pelatihan scaffolding dengan 144 peserta dan barista dengan 66 peserta, dari total 210 pendaftar pada program tersebut. Selain itu, pelatihan alat mekanik dan operator alat berat hasil kerja sama dengan UT School juga dibuka dengan batas waktu pendaftaran hingga 21 Agustus 2026 mendatang.
“Kami akan diberi kesempatan membuka kelas kembali di batch 5, terutama menambah kelas listrik dan welder karena jumlah peminatnya cukup banyak. Kalo memang ada batch 5 nanti, kita akan panggil lagi pendaftar batch 4 yang belum lolos untuk seleksi kembali,” terangnya.
Slamet mengakui keterbatasan ruang kelas dan jumlah instruktur masih menjadi kendala utama BLK KSB dalam menampung seluruh pendaftar saat ini. Kadis berharap pembangunan gedung BLK baru dapat segera rampung agar jumlah kelas pelatihan yang dibuka bisa bertambah banyak. “Kalau BLK baru sudah jadi dan bisa kita gunakan, akan lebih banyak lagi kelas yang bisa kita buka nantinya,” pungkasnya. (M-01)
