Desa Maluk Peringati Harlah ke-22 dengan Semangat “BERSEJARAH”
Maluk, MediaKSB, – Pemerintah Desa Maluk, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), menggelar peringatan Hari Lahir Desa (Harlah) ke-22 tahun bersama seluruh masyarakat di Lapangan Voli Dusun Maluk Tengah, dengan mengusung tema “Bersih, Sehat, Rapi, Aman, Sejahtera, dan Harmonis (BERSEJARAH), Sabtu (20/9).
Acara turut dihadiri Camat Maluk, Muliadi, S.P, Ketua TP PKK Kecamatan Maluk, Kapolsek Maluk, Danramil, seluruh kepala desa se-Kecamatan Maluk, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, hingga perwakilan perusahaan.
Kepala Desa Maluk, Baharuddin, S.E, dalam sambutannya menegaskan, peringatan ini merupakan momentum untuk merefleksikan perjalanan Desa Maluk sejak berdiri pada 11 September 2003 hingga kini.
“Harlah ini adalah kesempatan untuk mengingat sejarah, menghargai perjuangan para pendiri, dan meneguhkan komitmen kita bersama untuk membangun Maluk yang lebih baik,” ujarnya.
Daeng Bahar, sapaan akrab Kades, juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh perusahaan yang berdomisili di Kecamatan Maluk atas dukungan dan partisipasi dalam mempersiapkan kegiatan ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi, baik berupa tenaga, pikiran, maupun materi. Kebersamaan ini yang membuat Harlah Desa Maluk berjalan sukses,” tambahnya.
Selain itu, Ketua Lats Kecamatan Maluk, Jhon Rayes, S.AP., turut menyampaikan sejarah singkat perjalanan Desa Maluk. Jhon Rayes mengingatkan, perjalanan 22 tahun desa Maluk harus menjadi pijakan untuk melangkah lebih maju ke depan.
Sementara itu, Camat Maluk, Muliadi, S.P., menilai Harlah ke-22 Desa Maluk menjadi bukti kekompakan antara pemerintah desa, masyarakat, dan stakeholder lainnya. Camat menekankan untuk meningkatkan semangat gotong royong kepada semua pihak.
“Tema BERSEJARAH yang diangkat bukan hanya akronim, tetapi juga cerminan visi untuk menjadikan Maluk sebagai desa yang maju, bersih, dan harmonis,” katanya.
Rangkaian acara Harlah diwarnai dengan berbagai penampilan seni budaya yang menampilkan keragaman etnis di Maluk. Dari tarian khas Sumbawa hingga sajian budaya Flobamora. Puncak peringatan ditutup dengan doa bersama, foto bersama, dan hiburan rakyat berupa kesenian Cilokaq. (M-01)

