Longsor di Desa Mantun Rusak Rumah Warga, Pemdes Himbau Warga Tetap Waspada
Maluk, MediaKSB, – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Maluk beberapa waktu lalu mengakibatkan tanah longsor di Dusun Mantun Barat, Desa Mantun, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Pemerintah Desa (Pemdes) Mantun menghimbau kepada warganya untuk tetap waspada akibat cuaca yang tidak menentu.
Peristiwa tanah longsor terjadi sekitar pukul 03.05 WITA menimpa rumah milik seorang warga, Ibu Margaretha (45), dan merusak bagian dapur yang dindingnya terbuat dari anyaman bambu.
Kepala Desa (Kades) Mantun, Heri Wibowo, S.ST., mengkonfirmasi kejadian tersebut. Kades menjelaskan, longsor dipicu curah hujan tinggi yang mengguyur sejak malam hingga dini hari, menyebabkan tanah di lereng bukit mengalami pergeseran.
“Syukurlah tidak ada korban jiwa. Namun, dapur rumah korban tidak bisa digunakan sementara waktu karena dindingnya jebol akibat material longsoran,” ungkap Heri.
Menurut Heri, begitu mendapat laporan, Pemdes Mantin segera berkoordinasi dengan Babinsa dan warga setempat untuk melakukan langkah awal penanganan. Barang-barang milik korban berhasil dievakuasi dan situasi rumah telah dipastikan aman untuk tetap ditempati, meskipun aktivitas dapur terhenti.
“Kami bersama Babinsa langsung turun melakukan pengecekan, membantu korban, dan melaporkan kondisi ke pihak terkait. Ini bentuk kesiagaan kita di desa,” ujarnya.
Pemdes Mantun kini terus memantau situasi di sekitar lokasi mengingat potensi hujan masih ada dalam beberapa hari ke depan. Heri juga mengingatkan warga yang tinggal di sekitar lereng bukit untuk lebih waspada.
“Kami menghimbau masyarakat untuk segera melapor jika ada tanda-tanda pergerakan tanah atau longsor susulan. Waspada itu penting agar tidak sampai menimbulkan korban,” katanya.
Lebih jauh, Kades menambahkan, Pemdes Mantun juga tengah menyiapkan langkah lanjutan bersama Babinsa dan pemerintah kecamatan untuk mengantisipasi risiko bencana serupa.
“Karena memang secara geografis Mantun memiliki beberapa titik yang rawan longsor. Oleh sebab itu, selain kesiagaan aparat, kesadaran masyarakat juga sangat dibutuhkan,” pungkasnya.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KSB, selama hujan deras yang mengguyur KSB beberapa waktu lalu, dilaporkan terdapat tiga desa yang mengalami bencana hidrologi. Diantaranya Desa Sekongkang Atas dan Tongo, Kecamatan Sekongkang dilanda banjir sementara di Desa Mantun, terjadi bencana tanah longsor. (M-03)

