Pemerintah Desa Meraran Apresiasi Program Kartu KSB Maju Perikanan
Seteluk, MediaKSB, – Pemerintah Desa Meraran, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menyambut positif sosialisasi dan pendampingan program Kartu Sumbawa Barat Maju Perikanan yang dipaparkan oleh Dinas Perikanan (Diskan) KSB beberapa waktu lalu.
Program ini dinilai memberi manfaat langsung bagi ratusan nelayan dan pembudidaya ikan di kawasan Danau Rawa Lebo, baik dari sisi perlindungan sosial maupun peningkatan produktivitas nelayan.
Kepala Desa Meraran, Abdul Kadir menyebutkan, kehadiran program tersebut menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan masyarakat di bidang perikanan. Menurutnya, selama ini para nelayan masih minim perlindungan saat bekerja di perairan, padahal risiko kecelakaan cukup tinggi.
“Melalui Kartu KSB Maju Perikanan, warga kami kini mulai memahami pentingnya jaminan keselamatan kerja. Ini langkah maju bagi kemandirian nelayan Meraran,” ujarnya.
Program yang disosialisasikan oleh Dinas Perikanan KSB tersebut mencakup jaminan asuransi kecelakaan dan kematian bagi nelayan aktif, yang ditanggung langsung oleh pemerintah daerah.
Ratusan nelayan yang bermukim di sekitar Danau Rawa Lebo pun antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka tidak hanya memahami manfaat asuransi, tetapi juga mulai tergerak untuk lebih tertib dalam administrasi perikanan.
Pemdes Meraran berharap, program Kartu KSB Maju Perikanan dapat terus berlanjut dan diperluas cakupannya. Selain meningkatkan rasa aman, kehadiran program ini juga diharapkan mendorong peningkatan produktivitas perikanan air tawar di Danau Rawa Lebo yang memiliki luas mencapai 819,20 hektar.
“Kalau nelayan sejahtera dan produktif, ekonomi desa pasti ikut tumbuh,” Kata Kades.
Kepala Dinas Perikanan KSB, Noto Karyono, S.Pi., menjelaskan, Diskan KSB berkomitmen untuk menjadikan nelayan Meraran sebagai salah satu sasaran utama pendampingan dan sosialisasi.
“Nelayan di Lebo sangat antusias. Mereka sadar bahwa program ini bukan sekadar bantuan, tapi perlindungan bagi mereka dan keluarga,” katanya.
Noto, sapaan akrabnya juga menuturkan, semangat para nelayan cukup tinggi hingga muncul aspirasi agar dibuka kantor BPJS Ketenagakerjaan khusus bagi nelayan di KSB. “Itu menunjukkan mereka sudah mulai berpikir maju,” pungkasnya. (M-02)

