Pemerintah KSB Buka Seleksi Terbuka Dua Jabatan Kepala OPD
Taliwang, MediaKSB, – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali membuka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama untuk mengisi dua posisi strategis kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang akan ditinggalkan pemilik jabatan karena telah memasuki masa purna tugas.
Dua jabatan yang dilelang melalui mekanisme Seleksi Terbuka (Selter) tersebut masing-masing Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Proses seleksi saat ini telah berjalan sesuai tahapan yang ditetapkan.
Kepala BKPSDM KSB, Drs. Mulyadi, M.Si mengatakan, tahapan seleksi terbuka untuk kedua jabatan tersebut saat ini sedang berlangsung. Mamiq Mul, sapaan akrabnya menjelaskan, Selter dilakukan karena baik dirinya maupun Kepala DKP akan segera memasuki masa pensiun.
“Tahapan Selter untuk jabatan yang akan saya tinggalkan (BKPSDM) dan Kepala DKP sedang berjalan saat ini,” jelasnya beberapa waktu lalu.
Berdasarkan informasi pada laman resmi BKPSDM KSB, tahapan seleksi terbuka telah dibuka sejak 2 Desember 2025 lalu. Saat ini proses masih berada pada tahap pengumuman dan pendaftaran peserta yang dijadwalkan berlangsung hingga 16 Desember 2025.
Mamiq Mul menyebutkan, sejauh ini sudah ada aparatur sipil negara yang mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi terbuka tersebut, baik untuk jabatan Kepala BKPSDM maupun Kepala DKP.
“Untuk rinciannya berapa belum saya cek. Tapi sudah ada yang mendaftar baik untuk jabatan kepala BKPSDM maupun DKP,” ujarnya.
Mamiq Mul menambahkan, seluruh rangkaian tahapan Selter ditargetkan rampung pada 2 Januari 2026. Hal itu seiring dengan berakhirnya masa tugas dirinya sebagai Kepala BKPSDM dan Amin Sudiono sebagai Kepala DKP yang secara resmi telah memasuki masa purna tugas sebagai PNS pada tanggal tersebut.
Mulyadi menegaskan, pejabat yang terpilih melalui seleksi terbuka nantinya akan segera dilantik agar tidak terjadi kekosongan jabatan di dua OPD strategis tersebut. “Karena tanggal 2 Januari kami sudah resmi pensiun. Dan untuk mengisi kekosongan jabatan dua OPD itu harus segera dilantik siapa yang terpilih nantinya,” ucapnya.
Selain dua jabatan tersebut, satu pejabat eselon II lainnya di lingkup Pemerintah KSB juga akan memasuki masa pensiun per 2 Januari 2026, yakni Muhammad Yusuf yang saat ini menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda KSB.
“Pak Bupati sudah putuskan akan dilakukan pergeseran saja (mutasi) untuk jabatan Asisten II. Karena jabatan Asisten itu vital sehingga diperlukan pejabat senior dan berpengalaman,” bebernya. (M-01)

